• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Sabtu, Februari 21, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan Anak

“Mana Ayahku?”, Kisah Pilu Gadis Kecil Gaza yang Jadi Yatim Piatu Akibat Agresi

by Adara Relief International
Mei 12, 2023
in Anak, Berita Kemanusiaan
Reading Time: 2 mins read
0 0
0
"Mana Ayahku?", Kisah Pilu Gadis Kecil Gaza yang Jadi Yatim Piatu Akibat Agresi
21
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Miral mendapati dirinya sendirian di ambulans, tidak menyadari nasib keluarganya.  Dia terbangun oleh serangan udara yang menargetkan bangunan tempat tinggalnya di Gaza pada dini hari. 

Gadis kecil itu bertanya kepada petugas medis yang menggendongnya, “Di mana ayahku?”  Video yang viral di media sosial memperlihatkan dia menanyakan hal itu berulang kali. Anak tersebut tidak menyadari bahwa ambulans juga membawa jenazah anggota keluarga dan tetangganya.  Wajah polos Miral telah menjadi simbol kehancuran yang berulang kali ditimpakan Israel pada anak-anak Gaza.

Gadis kecil berusia sepuluh tahun itu tertidur pada malam tanggal 8 Mei setelah dia dan keempat saudaranya mendengar kata-kata yang lembut dari orang tua mereka.  Kata-kata pengantar tidur itu kemudian dihancurkan oleh Pasukan Pertahanan Israel yang membual tentang “pencapaian militer yang tepat”, sebuah alibi keji untuk menghancurkan sesama manusia sampai mati di tengah malam.  

Bom yang dijatuhkan oleh pesawat tempur Israel merenggut nyawa Dr. Jamal Khuswan, istrinya yang juga apoteker terkenal, Mervet Banat, dan putra tertua mereka Yusef, seorang mahasiswa kedokteran tahun kedua.  Miral dan saudara-saudaranya Minna (17), Yazan (15), dan Yamen (14), menjadi yatim piatu dan dibiarkan menanggung keterkejutan dan ketidakpercayaan selama sisa hidup mereka.

Miral tidak sendirian dalam menanyakan tentang ayahnya.  Dr Khuswan, 52, adalah sosok yang dikenal masyarakat.  Sejak lulus sebagai dokter gigi di Rusia, ia telah menjadi seorang profesional medis yang sangat dihormati, dikenal karena keterampilan khususnya, aktivitasnya di serikat pekerja, dan kerja kemanusiaannya yang tak kenal lelah.  Penduduk setempat memujinya karena telah menyumbangkan jasanya secara gratis selama bertahun-tahun, dengan senyum dan kehangatan untuk orang-orang di sekitarnya.

Ayah Miral adalah Ketua Dewan Direksi Rumah Sakit al-Wafa, yang menyediakan layanan kesehatan ekstensif untuk masyarakat di Jalur Gaza yang terkepung.  Rekan-rekannya memilihnya sebagai ketua serikat dokter gigi, dan dia memberikan banyak kontribusi untuk memelihara generasi baru dokter Palestina.  Penghormatan ditulis dengan sangat sedih di media sosial.  Nama Dr. Jamal dan apoteker Mervat telah ditambahkan ke dalam daftar panjang profesional medis, ilmuwan, dan akademisi yang dibunuh oleh Israel.

Sumber:

https://www.#

***

Kunjungi situs resmi Adara Relief International

Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.

Baca Juga

Dewan Perdamaian Rencanakan Bangun Pangkalan Militer di Gaza

Sutradara “The Voice of Hind Rajab” Tolak Penghargaan di Berlin

Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini

Baca juga artikel terbaru, klik di sini

Tags: AnakGazaPalestinaUpdate Palestina
ShareTweetSendShare
Previous Post

UPDATE: Jumlah Korban Agresi Gaza Melonjak Jadi 29, Belum Ada Tanda-Tanda Serangan Akan Berhenti

Next Post

Seorang Anak Perempuan Palestina Ingin Memperlihatkan Dunia Tentang Perang dan Kehancuran yang Dialami Gaza 

Adara Relief International

Related Posts

Dewan Perdamaian Rencanakan Bangun Pangkalan Militer di Gaza
Berita Kemanusiaan

Dewan Perdamaian Rencanakan Bangun Pangkalan Militer di Gaza

by Adara Relief International
Februari 20, 2026
0
16

Pemerintahan Trump berencana membangun pangkalan militer yang berfungsi sebagai pusat operasional Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza. Rencana tersebut merujuk pada...

Read moreDetails
Sutradara “The Voice of Hind Rajab” Tolak Penghargaan di Berlin

Sutradara “The Voice of Hind Rajab” Tolak Penghargaan di Berlin

Februari 20, 2026
13
Jurnalis Palestina Ungkap Penyiksaan di Penjara Israel

Jurnalis Palestina Ungkap Penyiksaan di Penjara Israel

Februari 20, 2026
16
Jumlah Korban Terbunuh di Gaza Lebih Tinggi dari Angka Resmi

Jumlah Korban Terbunuh di Gaza Lebih Tinggi dari Angka Resmi

Februari 20, 2026
12
Cara Mengidentifikasi Kurma Produksi Permukiman Ilegal Israel

Cara Mengidentifikasi Kurma Produksi Permukiman Ilegal Israel

Februari 20, 2026
13
Menteri Israel Serukan Pembatalan Perjanjian Oslo

Menteri Israel Serukan Pembatalan Perjanjian Oslo

Februari 19, 2026
28
Next Post
Israel Bombardir Gaza dengan Serangan Udara! 10 Penduduk Gaza Tewas, Termasuk Perempuan dan Anak-anak

Seorang Anak Perempuan Palestina Ingin Memperlihatkan Dunia Tentang Perang dan Kehancuran yang Dialami Gaza 

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Fidyah: Tebusan yang Menyatukan Hati

    Fidyah: Tebusan yang Menyatukan Hati

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Senjata Terlarang Israel “Lenyapkan” Ribuan Warga Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bantuan Sembako Jangkau Ratusan Warga Sumbar Terdampak Banjir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630