• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Jumat, Februari 20, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Lebih dari Seratus Orang Rohingya Tewas di Myanmar dan Bangladesh akibat Topan Mocha

by Adara Relief International
Mei 17, 2023
in Berita Kemanusiaan
Reading Time: 2 mins read
0 0
0
Lebih dari Seratus Orang Rohingya Tewas di Myanmar dan Bangladesh akibat Topan Mocha
10
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Upaya pemulihan sedang berlangsung sejak Selasa (16/5) di Myanmar dan Bangladesh setelah topan kuat menghantam garis pantai negara tersebut. Topan menyebabkan kehancuran yang meluas dan sedikitnya 21 kematian, dengan ratusan lainnya diyakini hilang.

Baca Juga

Menteri Israel Serukan Pembatalan Perjanjian Oslo

Pembersihan Puing-Puing di Gaza Membutuhkan Waktu 7 Tahun

Mocha mendarat di dekat kotapraja Sittwe di negara bagian Rakhine dengan kecepatan angin hingga 209 kilometer (130 mil) per jam pada Minggu sore, kemudian melemah menjadi depresi tropis pada Senin tengah hari (15/5). Badai yang paling merusak di negara itu dalam satu dekade, membawa banjir bandang yang meluas dan pemadaman listrik, sementara angin kencang membelah atap bangunan dan menghancurkan menara ponsel.

Hujan deras di Bagan, kota kuno yang menjadi salah satu daya tarik wisata utama Myanmar, menyebabkan banjir yang melemahkan fondasi setidaknya empat candi. Pemerintah mengeluarkan deklarasi bencana untuk 17 kotapraja di Rakhine dan empat di negara bagian Chin, sebelah utara Rahkine, lokasi ratusan bangunan dilaporkan rusak.

Televisi pemerintah Myanmar MRTV mengatakan pada Selasa (16/5) bahwa 21 orang tewas dan 11.532 rumah, 73 bangunan keagamaan, 47 biara, 163 sekolah, 29 rumah sakit dan klinik, serta 112 gedung pemerintah rusak. Media lain mengatakan bahwa ratusan orang Rohingya diyakini hilang. Banyak dari mereka yang dilaporkan tewas atau tidak ditemukan. “Saya mendapat informasi dari kerabat saya di daerah bahwa di dua desa di Sittwe sejauh ini 150 orang Rohingya telah terbunuh oleh Topan Mocha yang menghancurkan,” kata Mojib Ullah, seorang pemimpin Rohingya.

Sulit untuk memastikan jumlah korban dan kerusakan karena fasilitas telekomunikasi di daerah itu rusak akibat angin kencang badai tersebut. Informasi sulit diperoleh bahkan dalam waktu normal karena militer membatasi media. Salah satu korban selamat Topan Mocha mengungkapkan kekesalannya atas berita tentang korban jiwa di Myanmar. “Bagaimana mungkin media internasional mengonfirmasi bahwa Mocha hanya membunuh enam atau beberapa orang di Myanmar? Orang yang kami cintai tidak lagi bersama kami. Ini bukan lelucon. Realitas harus menjadi sumber informasi,” katanya dalam pernyataan tertulis.

Di kamp pengungsi terbesar di dunia di Distrik Cox’s Bazar di Bangladesh, ribuan Rohingya dari Myanmar dipindahkan ke daerah yang lebih aman hingga Topan Mocha berlalu. Daerah dataran rendah sangat rentan terhadap banjir, dengan relatif sedikit tempat berlindung yang tersedia. Perdana Menteri Bangladesh Sheikh Hasina mengatakan lebih dari 700.000 orang dipindahkan ke tempat penampungan topan atau fasilitas darurat termasuk sekolah dan masjid.

Sumber: 

https://www.trtworld.com 

https://apnews.com

https://edition.cnn.com

***

Kunjungi situs resmi Adara Relief International

Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.

Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini

Baca juga artikel terbaru, klik di sini

Tags: Internasional
ShareTweetSendShare
Previous Post

Kisah 5 Saudara Difabel yang Kehilangan Rumah Pasca-Agresi Gaza

Next Post

Terancam Lost Generation, Dinsos Jakarta Pastikan Balita Stunting Dapat Jaminan Sosial

Adara Relief International

Related Posts

Menteri Israel Serukan Pembatalan Perjanjian Oslo
Berita Kemanusiaan

Menteri Israel Serukan Pembatalan Perjanjian Oslo

by Adara Relief International
Februari 19, 2026
0
22

Para menteri pemerintah Israel secara terbuka menyatakan niat mereka untuk secara mendasar mengubah status politik dan hukum wilayah Palestina yang...

Read moreDetails
Pembersihan Puing-Puing di Gaza Membutuhkan Waktu 7 Tahun

Pembersihan Puing-Puing di Gaza Membutuhkan Waktu 7 Tahun

Februari 19, 2026
17
Israel Menyita 2.000 Dunam Tanah Palestina di Sebastia dan Burqa

Israel Menyita 2.000 Dunam Tanah Palestina di Sebastia dan Burqa

Februari 19, 2026
17
Israel Batasi Jemaah Masjid Al-Aqsa, Larang Mesaharati Berkeliling Selama Ramadan

Israel Batasi Jemaah Masjid Al-Aqsa, Larang Mesaharati Berkeliling Selama Ramadan

Februari 19, 2026
17
Ramadan yang Kini Hampa di Tengah Genosida Gaza

Ramadan yang Kini Hampa di Tengah Genosida Gaza

Februari 19, 2026
17
Ramadan di Gaza: Antara Kehancuran dan Kelangsungan Hidup

Ramadan di Gaza: Antara Kehancuran dan Kelangsungan Hidup

Februari 19, 2026
25
Next Post
Terancam Lost Generation, Dinsos Jakarta Pastikan Balita Stunting Dapat Jaminan Sosial

Terancam Lost Generation, Dinsos Jakarta Pastikan Balita Stunting Dapat Jaminan Sosial

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Fidyah: Tebusan yang Menyatukan Hati

    Fidyah: Tebusan yang Menyatukan Hati

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Senjata Terlarang Israel “Lenyapkan” Ribuan Warga Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630