• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Jumat, Februari 20, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan Anak

Lebih dari 20 Juta Anak Afrika Kelaparan Akibat Perubahan Iklim

by Adara Relief International
Desember 26, 2022
in Anak, Berita Kemanusiaan
Reading Time: 2 mins read
0 0
0
Lebih dari 20 Juta Anak Afrika Kelaparan Akibat Perubahan Iklim
37
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Jumlah anak yang menderita kondisi kekeringan yang parah di seluruh Ethiopia, Kenya, dan Somalia meningkat lebih dari dua kali lipat dalam lima bulan, menurut UNICEF. Sekitar 20,2 juta anak sekarang menghadapi ancaman kelaparan, kehausan, dan penyakit yang parah, dibandingkan pada Juli  yang mencatat 10 juta anak. Hal ini disebabkan perubahan iklim, konflik, inflasi global, dan kekurangan bahan pokok makanan yang menghancurkan wilayah tersebut.

Baca Juga

Menteri Israel Serukan Pembatalan Perjanjian Oslo

Pembersihan Puing-Puing di Gaza Membutuhkan Waktu 7 Tahun

Hampir dua juta anak di seluruh Ethiopia, Kenya, dan Somalia saat ini diperkirakan membutuhkan perawatan darurat untuk malnutrisi akut. Selain itu, ditemukan pula fakta lainnya di tiga negara tersebut, yaitu:

  • Lebih dari dua juta orang mengungsi secara internal karena kekeringan.
  • Kerawanan air meningkat lebih dari dua kali lipat dengan hampir 24 juta orang sekarang menghadapi kekurangan air yang parah.
  • Sekitar 2,7 juta anak putus sekolah karena kekeringan, dengan perkiraan tambahan 4 juta anak berisiko putus sekolah.
  • Ketika keluarga terdorong menghadapi tekanan yang meningkat, anak-anak menghadapi berbagai risiko perlindungan – termasuk pekerja anak, perkawinan anak, dan mutilasi alat kelamin perempuan (FGM).
  • Kekerasan berbasis gender (GBV), termasuk kekerasan seksual, eksploitasi dan pelecehan, juga meningkat karena kerawanan pangan dan pengungsian yang meluas.

Atas bencana tersebut, UNICEF memperingatkan bahwa terjadi kekurangan dana karena wilayah tersebut menghadapi kegagalan musim hujan lima kali berturut-turut yang belum pernah terjadi sebelumnya dan prospek buruk untuk musim keenam. “Anak-anak di Tanduk Afrika masih menghadapi kekeringan paling parah dalam lebih dari dua generasi,” kata Wakil Direktur Regional UNICEF untuk Afrika Timur dan Selatan Lieke van de Wiel. “Bantuan kemanusiaan harus dilanjutkan untuk menyelamatkan nyawa dan membangun ketahanan dari jumlah anak-anak dan keluarga yang terdesak. mereka  sekarat karena kelaparan dan penyakit juga mengungsi untuk mencari makanan, air, dan padang rumput untuk ternak mereka.”

“Ketika pemerintah dan orang-orang di seluruh dunia bersiap untuk menyambut Tahun Baru, kami mendesak masyarakat internasional untuk berkomitmen untuk menanggapi apa yang mungkin melanda Tanduk Afrika pada tahun depan dan tahun-tahun mendatang,” lanjut Lieke van de Wiel. “Kami membutuhkan upaya global untuk segera memobilisasi sumber daya guna mengurangi kerusakan lebih lanjut yang menghancurkan dan tidak dapat dipulihkan oleh anak-anak di Tanduk Afrika. Kita harus bertindak sekarang untuk menyelamatkan nyawa anak-anak, menjaga martabat mereka, serta melindungi masa depan mereka.”

Sumber:

https://reliefweb.int

***

Kunjungi situs resmi Adara Relief International

Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.

Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini

Baca juga artikel terbaru, klik di sini

Tags: AnakInternasional
ShareTweetSendShare
Previous Post

Kasus TBC Anak di Bantul Naik 519 Kasus. Benarkah Tertular lewat Ciuman?

Next Post

Israel Tak Beri Layanan Medis Sebabkan Kondisi Kesehatan Tawanan Palestina Memburuk

Adara Relief International

Related Posts

Menteri Israel Serukan Pembatalan Perjanjian Oslo
Berita Kemanusiaan

Menteri Israel Serukan Pembatalan Perjanjian Oslo

by Adara Relief International
Februari 19, 2026
0
26

Para menteri pemerintah Israel secara terbuka menyatakan niat mereka untuk secara mendasar mengubah status politik dan hukum wilayah Palestina yang...

Read moreDetails
Pembersihan Puing-Puing di Gaza Membutuhkan Waktu 7 Tahun

Pembersihan Puing-Puing di Gaza Membutuhkan Waktu 7 Tahun

Februari 19, 2026
19
Israel Menyita 2.000 Dunam Tanah Palestina di Sebastia dan Burqa

Israel Menyita 2.000 Dunam Tanah Palestina di Sebastia dan Burqa

Februari 19, 2026
18
Israel Batasi Jemaah Masjid Al-Aqsa, Larang Mesaharati Berkeliling Selama Ramadan

Israel Batasi Jemaah Masjid Al-Aqsa, Larang Mesaharati Berkeliling Selama Ramadan

Februari 19, 2026
17
Ramadan yang Kini Hampa di Tengah Genosida Gaza

Ramadan yang Kini Hampa di Tengah Genosida Gaza

Februari 19, 2026
20
Ramadan di Gaza: Antara Kehancuran dan Kelangsungan Hidup

Ramadan di Gaza: Antara Kehancuran dan Kelangsungan Hidup

Februari 19, 2026
25
Next Post
Kelalaian Medis Israel Akibatkan Kondisi Kesehatan Tawanan Palestina Memburuk

Israel Tak Beri Layanan Medis Sebabkan Kondisi Kesehatan Tawanan Palestina Memburuk

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Fidyah: Tebusan yang Menyatukan Hati

    Fidyah: Tebusan yang Menyatukan Hati

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Senjata Terlarang Israel “Lenyapkan” Ribuan Warga Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630