Lebih dari 120 jenazah warga Palestina ditemukan, dua hari setelah pasukan Israel meninggalkan Kamp Jabalia di Jalur Gaza utara, lapor kantor berita Anadolu.
Sumber medis di Rumah Sakit Kamal Adwan mengatakan kepada Anadolu bahwa tim darurat dan pertahanan sipil telah menemukan lebih dari 120 jenazah warga Palestina dari jalan-jalan yang hancur dan di bawah reruntuhan bangunan yang runtuh di Kamp Jabalia. Sementara itu, pembersihan sampah dan puing-puing masih berlangsung.
Pada hari Jumat (31/5), militer Israel mengumumkan berakhirnya operasi mereka di wilayah Jabalia setelah serangan selama 20 hari. Di tengah tudingan bahwa Tel Aviv menyembunyikan angka korban tewas di pihak mereka, serangan tersebut juga menewaskan 10 tentara Israel.
Israel telah melancarkan serangan brutal terhadap Gaza sejak Oktober 2023, meskipun ada resolusi Dewan Keamanan PBB yang menuntut gencatan senjata segera. Serangan tersebut telah membunuh setidaknya 36.400 warga Palestina, terutama anak-anak dan wanita, dan melukai lebih dari 80.000 orang lainnya.
Lebih dari tujuh bulan agresi Israel, sebagian besar Gaza hancur lebur di tengah blokade makanan, air bersih, dan obat-obatan yang sangat parah.
Sumber: https://www.#
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








