Organisasi “Tsabit li Haqqi ‘Audah” di Lebanon meluncurkan program pelatihan sukarela bertajuk “Duta Besar Kamp”, dengan tujuan melayani masalah pengungsi Palestina. Direktur organisasi, Sami Hammoud, mengatakan dalam sebuah pernyataan eksklusif kepada Kantor Berita Safa pada Kamis (5/1) bahwa program relawan berusaha untuk menarik dan memenuhi syarat kader pemuda aktif dalam melayani perjuangan Palestina, masalah pengungsi Palestina, dan hak mereka untuk kembali.
Menurut Hammoud, program tersebut menargetkan 100 pemuda, laki-laki dan perempuan, dari berbagai kamp Palestina di Lebanon. Program pelatihan tersebut juga meliputi berbagai kegiatan, lokakarya, dan kursus pelatihan bagi para relawan, selain mengadakan kunjungan lapangan ke sejumlah pusat, asosiasi, dan organisasi.
Mereka juga mengutus pemuda yang aktif dan berpendidikan sebagai duta untuk membela terhadap permasalahan yang ada di kamp dan mengadvokasi hak-hak pengungsi. Ia menjelaskan, setelah masa pelatihan berakhir, diharapkan para pemuda mampu melancarkan kampanye advokasi dan inisiatif masyarakat untuk melayani isu pengungsi di Lebanon.
Hammoud menjelaskan, program ini memiliki empat tahap, tahap pertama adalah peluncuran program dan menarik peserta, tahap kedua mencakup lokakarya pelatihan untuk sukarelawan, tahap ketiga mencakup peluncuran platform elektronik untuk proyek-proyek peserta pelatihan, dan tahap keempat adalah menyelenggarakan kegiatan kompetitif di antara para sukarelawan.
Ia menyebutkan, program pelatihan tersebut akan mencakup sejumlah kursus pelatihan tentang pengungsi Palestina dan hak untuk kembali, keterampilan dan metode kampanye advokasi, terutama dalam melayani masalah pengungsi, selain fokus pada keterampilan untuk mempromosikan konten Palestina di media sosial.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








