• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Jumat, Februari 20, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Laporan Harvard: 377.000 Warga Palestina ‘Hilang’ di Gaza, Separuhnya Anak-anak

by Adara Relief International
Juni 25, 2025
in Berita Kemanusiaan
Reading Time: 2 mins read
0 0
0
Laporan Harvard: 377.000 Warga Palestina ‘Hilang’ di Gaza, Separuhnya Anak-anak

Sumber: TNA

87
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Sebuah laporan terbaru yang diterbitkan di Harvard Dataverse oleh peneliti Israel, Prof. Yaakov Garb, mengungkap bahwa setidaknya 377.000 warga Palestina di Gaza telah “hilang” sejak Oktober 2023, dengan separuh dari jumlah tersebut diyakini merupakan anak-anak. Temuan ini menunjukkan adanya selisih mencolok antara jumlah penduduk Gaza sebelum dan sesudah perang.

Baca Juga

Jurnalis Palestina Ungkap Penyiksaan di Penjara Israel

Jumlah Korban Terbunuh di Gaza Lebih Tinggi dari Angka Resmi

Sebelum agresi dimulai, populasi Gaza diperkirakan mencapai 2,227 juta jiwa. Namun, berdasarkan pemetaan spasial dan analisis data dari estimasi militer Israel, populasi saat ini di tiga zona utama—Gaza City, Al-Mawasi, dan Gaza Tengah—menyusut menjadi sekitar 1,85 juta jiwa. Selisih sekitar 377.000 orang yang tidak terdata itu mencakup warga sipil yang terbunuh dalam serangan, penduduk wilayah utara Gaza yang mengalami bombardir paling intens, warga Rafah yang terkubur di bawah reruntuhan, serta mereka yang terjebak dalam pemadaman komunikasi total.

Garb menilai bahwa jumlah korban jiwa kemungkinan jauh lebih tinggi dari angka resmi yang saat ini tercatat sekitar 61.000 orang. Banyak analis meyakini bahwa skala kehilangan ini menunjukkan bahwa korban terbunuh sebenarnya bisa mencapai beberapa kali lipat dari jumlah tersebut.

Selain itu, laporan juga menyoroti peran dan desain lokasi distribusi bantuan dari Gaza Humanitarian Foundation (GHF) yang didukung Amerika Serikat. Menurut Garb, struktur distribusi bantuan justru lebih mencerminkan strategi militer Israel ketimbang pertimbangan kemanusiaan. Sebagian besar lokasi bantuan berada di zona penyangga militer dan sulit diakses oleh warga sipil akibat buruknya infrastruktur, minimnya transportasi, serta tidak adanya jalur aman.

Desain distribusi bantuan bahkan dinilai sebagai “mesin pencipta kekacauan”, karena warga dipaksa melakukan perjalanan berbahaya secara berulang hanya demi mendapatkan bantuan untuk beberapa hari. Situs bantuan juga tidak menyediakan fasilitas dasar seperti air, tempat berteduh, toilet, atau layanan medis darurat, dan tidak ada sistem pengelolaan kerumunan, sehingga kekacauan kerap terjadi.

Garb menyimpulkan bahwa desain dan operasional pusat bantuan ini tidak sesuai dengan prinsip-prinsip kemanusiaan. Sebaliknya, mencerminkan logika kontrol dan bukan bantuan. Dalam situasi seperti ini, akses terhadap bantuan tidak hanya sulit, tetapi juga mematikan. Kementerian Kesehatan Gaza melaporkan bahwa sedikitnya 450 orang telah terbunuh dan sekitar 3.500 lainnya terluka sejak akhir Mei saat berupaya mengakses bantuan kemanusiaan, sebagian besar di sekitar lokasi distribusi GHF.

Sumber:
https://www.newarab.com/news/israel-disappeared-377000-people-gaza-half-are-children
https://www.#/20250610-israeli-navy-seize-gaza-bound-aid-flotilla-arrests-those-on-board/

ShareTweetSendShare
Previous Post

Adara Palestine Situation Report 45

Next Post

PBB Peringatkan Anak-anak Gaza Terancam Mati Kehausan akibat Blokade Bahan Bakar Israel

Adara Relief International

Related Posts

Dewan Perdamaian Rencanakan Bangun Pangkalan Militer di Gaza
Berita Kemanusiaan

Dewan Perdamaian Rencanakan Bangun Pangkalan Militer di Gaza

by Adara Relief International
Februari 20, 2026
0
10

Pemerintahan Trump berencana membangun pangkalan militer yang berfungsi sebagai pusat operasional Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza. Rencana tersebut merujuk pada...

Read moreDetails
Sutradara “The Voice of Hind Rajab” Tolak Penghargaan di Berlin

Sutradara “The Voice of Hind Rajab” Tolak Penghargaan di Berlin

Februari 20, 2026
10
Jurnalis Palestina Ungkap Penyiksaan di Penjara Israel

Jurnalis Palestina Ungkap Penyiksaan di Penjara Israel

Februari 20, 2026
11
Jumlah Korban Terbunuh di Gaza Lebih Tinggi dari Angka Resmi

Jumlah Korban Terbunuh di Gaza Lebih Tinggi dari Angka Resmi

Februari 20, 2026
11
Cara Mengidentifikasi Kurma Produksi Permukiman Ilegal Israel

Cara Mengidentifikasi Kurma Produksi Permukiman Ilegal Israel

Februari 20, 2026
10
Menteri Israel Serukan Pembatalan Perjanjian Oslo

Menteri Israel Serukan Pembatalan Perjanjian Oslo

Februari 19, 2026
26
Next Post
PBB Peringatkan Anak-anak Gaza Terancam Mati Kehausan akibat Blokade Bahan Bakar Israel

PBB Peringatkan Anak-anak Gaza Terancam Mati Kehausan akibat Blokade Bahan Bakar Israel

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Fidyah: Tebusan yang Menyatukan Hati

    Fidyah: Tebusan yang Menyatukan Hati

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Senjata Terlarang Israel “Lenyapkan” Ribuan Warga Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630