• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Senin, Januari 19, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Laporan Harvard: 377.000 Warga Palestina ‘Hilang’ di Gaza, Separuhnya Anak-anak

by Adara Relief International
Juni 25, 2025
in Berita Kemanusiaan
Reading Time: 2 mins read
0 0
0
Laporan Harvard: 377.000 Warga Palestina ‘Hilang’ di Gaza, Separuhnya Anak-anak

Sumber: TNA

87
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Sebuah laporan terbaru yang diterbitkan di Harvard Dataverse oleh peneliti Israel, Prof. Yaakov Garb, mengungkap bahwa setidaknya 377.000 warga Palestina di Gaza telah “hilang” sejak Oktober 2023, dengan separuh dari jumlah tersebut diyakini merupakan anak-anak. Temuan ini menunjukkan adanya selisih mencolok antara jumlah penduduk Gaza sebelum dan sesudah perang.

Sebelum agresi dimulai, populasi Gaza diperkirakan mencapai 2,227 juta jiwa. Namun, berdasarkan pemetaan spasial dan analisis data dari estimasi militer Israel, populasi saat ini di tiga zona utama—Gaza City, Al-Mawasi, dan Gaza Tengah—menyusut menjadi sekitar 1,85 juta jiwa. Selisih sekitar 377.000 orang yang tidak terdata itu mencakup warga sipil yang terbunuh dalam serangan, penduduk wilayah utara Gaza yang mengalami bombardir paling intens, warga Rafah yang terkubur di bawah reruntuhan, serta mereka yang terjebak dalam pemadaman komunikasi total.

Baca Juga

Apoteker Gaza Sulap Rumah Jadi Laboratorium Obat Darurat di Tengah Kepungan

Pemerintah Palestina Desak Tekanan Internasional Hentikan Krisis Kemanusiaan Gaza

Garb menilai bahwa jumlah korban jiwa kemungkinan jauh lebih tinggi dari angka resmi yang saat ini tercatat sekitar 61.000 orang. Banyak analis meyakini bahwa skala kehilangan ini menunjukkan bahwa korban terbunuh sebenarnya bisa mencapai beberapa kali lipat dari jumlah tersebut.

Selain itu, laporan juga menyoroti peran dan desain lokasi distribusi bantuan dari Gaza Humanitarian Foundation (GHF) yang didukung Amerika Serikat. Menurut Garb, struktur distribusi bantuan justru lebih mencerminkan strategi militer Israel ketimbang pertimbangan kemanusiaan. Sebagian besar lokasi bantuan berada di zona penyangga militer dan sulit diakses oleh warga sipil akibat buruknya infrastruktur, minimnya transportasi, serta tidak adanya jalur aman.

Desain distribusi bantuan bahkan dinilai sebagai “mesin pencipta kekacauan”, karena warga dipaksa melakukan perjalanan berbahaya secara berulang hanya demi mendapatkan bantuan untuk beberapa hari. Situs bantuan juga tidak menyediakan fasilitas dasar seperti air, tempat berteduh, toilet, atau layanan medis darurat, dan tidak ada sistem pengelolaan kerumunan, sehingga kekacauan kerap terjadi.

Garb menyimpulkan bahwa desain dan operasional pusat bantuan ini tidak sesuai dengan prinsip-prinsip kemanusiaan. Sebaliknya, mencerminkan logika kontrol dan bukan bantuan. Dalam situasi seperti ini, akses terhadap bantuan tidak hanya sulit, tetapi juga mematikan. Kementerian Kesehatan Gaza melaporkan bahwa sedikitnya 450 orang telah terbunuh dan sekitar 3.500 lainnya terluka sejak akhir Mei saat berupaya mengakses bantuan kemanusiaan, sebagian besar di sekitar lokasi distribusi GHF.

Sumber:
https://www.newarab.com/news/israel-disappeared-377000-people-gaza-half-are-children
https://www.#/20250610-israeli-navy-seize-gaza-bound-aid-flotilla-arrests-those-on-board/

ShareTweetSendShare
Previous Post

Adara Palestine Situation Report 45

Next Post

PBB Peringatkan Anak-anak Gaza Terancam Mati Kehausan akibat Blokade Bahan Bakar Israel

Adara Relief International

Related Posts

Laporan Haaretz: AS Berpotensi Danai Pabrik Kendaraan Tempur Baru Israel hingga US$2 Miliar
Berita Kemanusiaan

Laporan Haaretz: AS Berpotensi Danai Pabrik Kendaraan Tempur Baru Israel hingga US$2 Miliar

by Adara Relief International
Januari 15, 2026
0
20

Surat kabar Israel Haaretz melaporkan bahwa Amerika Serikat berpotensi mendanai pembangunan pabrik baru kendaraan tempur lapis baja di Israel dengan...

Read moreDetails
Kementerian Kesehatan Gaza Tegaskan Israel Hambat Obat dan Pangan Esensial

Kementerian Kesehatan Gaza Tegaskan Israel Hambat Obat dan Pangan Esensial

Januari 15, 2026
18
Apoteker Gaza Sulap Rumah Jadi Laboratorium Obat Darurat di Tengah Kepungan

Apoteker Gaza Sulap Rumah Jadi Laboratorium Obat Darurat di Tengah Kepungan

Januari 15, 2026
16
Pemerintah Palestina Desak Tekanan Internasional Hentikan Krisis Kemanusiaan Gaza

Pemerintah Palestina Desak Tekanan Internasional Hentikan Krisis Kemanusiaan Gaza

Januari 15, 2026
22
Israel Legalkan Lima Pos Permukiman Ilegal di Tepi Barat

Israel Legalkan Lima Pos Permukiman Ilegal di Tepi Barat

Januari 15, 2026
16
Gaza Kehilangan 85% Alat Penyelamatan, Operasi Darurat Terancam

Gaza Kehilangan 85% Alat Penyelamatan, Operasi Darurat Terancam

Januari 14, 2026
15
Next Post
PBB Peringatkan Anak-anak Gaza Terancam Mati Kehausan akibat Blokade Bahan Bakar Israel

PBB Peringatkan Anak-anak Gaza Terancam Mati Kehausan akibat Blokade Bahan Bakar Israel

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1,5 Juta Warga Palestina Kehilangan Tempat Tinggal, 60 Juta Ton Puing Menutupi Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bantuan Sembako Jangkau Ratusan Warga Sumbar Terdampak Banjir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630