Pengadilan Distrik Israel di Lydda pada Minggu (23/10) menolak banding untuk pembebasan awal tawanan Palestina Nasser Abu Hmeid, seorang pasien kanker, meskipun kondisi kesehatannya memburuk. Komisi Urusan Tawanan Palestina (PPS) mengatakan bahwa sidang pengadilan diadakan tanpa kehadiran Abu Hmeid karena kondisi kesehatannya yang kritis, ia bahkan tidak dapat menghadiri sidang dari jarak jauh. Banding itu tetap berjalan meskipun mendapat beberapa penolakan oleh otoritas Israel untuk membebaskan Abu Hmeid, yang nyawanya terancam karena kanker tingkat lanjut akibat kelalaian medis Israel.
Lembaga Tawanan mengatakan beberapa hari yang lalu bahwa laporan medis baru-baru ini menunjukkan memburuknya kondisi kesehatan Abu Hmeid secara signifikan setelah para dokter memutuskan untuk menghentikan kemoterapinya. Mereka mengatakan bahwa baru-baru ini, Abu Hmeid juga terjangkit pneumonia, yang mengharuskannya untuk dipindahkan ke rumah sakit, tetapi dia kemudian dibawa kembali ke penjara Ramla. Pada September lalu, para dokter telah mengeluarkan laporan medis yang merekomendasikan pembebasannya, tetapi pengadilan menolaknya.
Sumber:
***
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina, artikel terkini, berita penyaluran, kegiatan Adara, dan pilihan program donasi.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.








