Otoritas Israel mengadopsi kebijakan berbahaya yang belum pernah terjadi sebelumnya, mengenai pendidikan untuk anak-anak Palestina, terutama di wilayah Al-Quds (Yerusalem). Tujuannya adalah untuk melemahkan karakter dan identitas Palestina dengan memaksakan kurikulum Israel di sekolah-sekolah Arab. Setelah gagal meyakinkan sekolah, siswa, dan orang tua, pihak berwenang Israel dapat memaksa institusi pendidikan untuk mengadopsi narasi Israel dan meninggalkan identitas Palestina.
Kementerian Pendidikan Israel telah mencabut izin enam sekolah di Al-Quds Timur. Dalam konteks ini, pemerintah Israel sedang berusaha untuk ikut campur dalam urusan internal Palestina. Keputusan tersebut hanya akan berubah jika segala sesuatu yang berkaitan dengan identitas Palestina dihilangkan dari kurikulum Palestina.
Langkah ini merupakan deklarasi perang terhadap identitas Arab Palestina dan peradaban yang telah tertanam dan tumbuh selama berabad-abad dalam sejarah. Israel berusaha melenyapkan semua bentuk kehadiran Palestina di sekolah-sekolah Palestina.
Ini semua bermula dari anggota sayap kanan Israel dan dominasinya dalam urusan pemilu menjelang pemilihan berikutnya. Para ekstremis ingin mendikte narasi Israel dengan paksa dan melenyapkan identitas, kepribadian, dan kehadiran Palestina. Penarikan izin operasi dari sekolah-sekolah yang terkenal dengan profesionalisme dan patriotismenya menunjukkan bahwa lembaga-lembaga Zionis benar-benar telah memenuhi misi mereka sejak hari pertama menguasai Al-Quds (Yerusalem). Tindakan pasukan Israel ini merupakan pelanggaran serius terhadap resolusi internasional yang menegaskan bahwa kota Al-Quds merupakan bagian integral dari wilayah Palestina.
Rencana rasis ini sebenarnya bukan hal baru. Pemerintah Israel terus melakukan upaya seperti itu hampir setiap tahun. Akan tetapi, mereka tidak dapat mengubah identitas Palestina dan menggantinya dengan narasi Israel—bahkan anak usia sekolah tidak akan menerimanya.
Al-Quds selalu bersatu dalam menghadapi proyek-proyek delusi Israel, juga berdiri bersatu hingga hari ini dalam menghadapi tindakan represif Israel. Semua penduduk Palestina berdiri bersama dalam menghadapi upaya Israel yang menargetkan identitas dan penduduk Palestina. Upaya tersebut termasuk permukiman ilegal, perampasan tanah, pembongkaran rumah, penangkapan, penganiayaan, dan serangan terhadap tempat suci Islam dan Kristen. Tindakan-tindakan tersebut dilakukan bersamaan dengan upaya untuk menghapus kesadaran Palestina yang tumbuh. Jika ini terus berlanjut, pada akhirnya akan menghasilkan bencana dan dampak besar bagi seluruh aspek di Palestina.
Sumber:
https://www.#/20220801-palestinian-education-is-another-field-of-conflict/
***
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina, artikel terkini, berita penyaluran, kegiatan Adara, dan pilihan program donasi.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.








