Masyarakat Tawanan Palestina (PPS) mengatakan pada Rabu (5/1) bahwa kondisi kesehatan tawanan Palestina yang terkena kanker di penjara-penjara Israel, Naser Abu Hmeid, sangat memburuk. Ia telah mengalami koma sejak Selasa (4/1), dan telah dipindahkan ke rumah sakit Barzilai Israel setelah kesehatannya memburuk.
PPS mencatat bahwa keadaan tegang telah dilaporkan di penjara Ashkelon Israel setelah Layanan Penjara Israel (IPS) memberi tahu para tawanan tentang situasi kesehatan Abu Hmeid yang serius.
Israel mengadopsi kelalaian intervensi medis yang disengaja terhadap tawanan Palestina sebagai bagian dari strategi untuk melemahkan mereka. Sejak 1967, 227 tawanan Palestina tewas di dalam penjara Israel, 72 di antaranya meninggal karena kelalaian medis yang disengaja.
Abu Hmeid, 49 tahun, dari Kamp Pengungsi Al-Amari di Ramallah, Tepi Barat yang diduduki, ditangkap pada 2002 dan dijatuhi hukuman seumur hidup dan 50 tahun penjara Israel. Keempat saudara laki-lakinya juga ditawan dan dijatuhi hukuman seumur hidup. Sementara saudara laki-laki kelimanya, Abdul Meniem, ditembak mati oleh tentara pendudukan Israel pada 1994. Pihak berwenang Israel menghancurkan rumah keluarga itu beberapa kali dan ibu mereka dilarang mengunjungi salah satu putranya selama beberapa tahun.







