• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Minggu, Februari 22, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Kisah Pilu Warga Palestina yang Lumpuh Permanen Akibat Serangan Israel

by Adara Relief International
Februari 15, 2023
in Berita Kemanusiaan, Hukum dan HAM
Reading Time: 2 mins read
0 0
0
Kisah Pilu Warga Palestina yang Lumpuh Permanen Akibat Serangan Israel
19
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Dua tahun setelah dia lumpuh secara permanen akibat serangan pasukan Israel, Harun Abu Aram (25), seorang penduduk Masafer Yatta di Tepi Barat selatan, meninggal karena lukanya pada Selasa pagi (14/2). Harun adalah penduduk Khirbet al-Rakeez, sebuah dusun kecil di Perbukitan Hebron Selatan, atau Masafer Yatta.

Pada tahun 2021 Harun ditembak di lehernya dari jarak dekat oleh tentara Israel selama serangan tentara di desanya. Ia ditembak setelah berusaha mencegah tentara yang hendak menyita generator umum. Tembakan itu menyebabkan Harun lumpuh, menderita serangkaian infeksi paru-paru, dan masalah kesehatan lainnya yang menyebabkan dia harus keluar masuk rumah sakit selama berbulan-bulan. Akhirnya arteri kaki kanannya mengalami penyumbatan dan harus diamputasi. Menurut pejabat kesehatan Palestina, dia juga menderita “luka parah di punggung dan panggul, serta infeksi di paru-paru.”

Pada Januari 2021, pasukan Israel menggerebek rumah tetangga keluarga Abu Aram dan berusaha menyita generator yang menggerakkan rumah kedua keluarga tersebut, dengan dalih “ilegal”. Tak lama setelah tentara datang, ayah Harun, Rasmi sudah lari membantu tetangganya yang berusaha merebut kembali generator. Pasukan Israel bentrok dengan Rasmi dan tetangganya, menyerang keduanya dengan beberapa pukulan. Harun berlari untuk membantu ayahnya, dan mulai menarik kembali generator dari para tentara.

Selama perkelahian, yang terekam sepenuhnya dalam video ponsel, seorang tentara Israel menodongkan senjatanya ke leher Harun dan menembaknya. Menurut keluarga Harun, pasukan Israel menolak memanggil ambulans ke tempat kejadian. Saat keluarga dan tetangga berusaha mengevakuasi Harun ke rumah sakit, tentara menembak ban kendaraan mereka. Pada saat Harun dapat mencapai rumah sakit, beberapa jam telah berlalu, dan dokter memberitahu orang tuanya bahwa dia menderita cedera tulang belakang yang parah. Meskipun dia selamat, dia menjadi lumpuh dari leher ke bawah. 

Mondoweiss mewawancarai Harun dan keluarganya pada tahun 2022. Saat itu, ibunya mengatakan bahwa dia “tidak menginginkan apapun dari mereka [Israel],” kecuali keadilan untuk putranya. “Saya ingin mereka membiarkan saya membangun kamar untuknya,” katanya, mengacu pada larangan tentara terhadap bangunan Palestina di daerah itu, dan fakta bahwa hanya beberapa bulan sebelum Harun ditembak, tentara telah menghancurkan rumah baru tersebut yang Harun bangun untuk dirinya sendiri dan tunangannya pada saat itu. “[Saya ingin mereka] mengizinkan dia memiliki air dan listrik,” lanjutnya. “Saya ingin pengadilan memberi kami keadilan, bukan untuk mengatakan bahwa seorang tentara membela dirinya sendiri.”

Sebelum meninggal, Harun memberi tahu Mondoweiss bahwa meskipun dia cacat saat “mempertahankan tanahnya”, dia akan mengulanginya lagi. “Jika lengan dan kaki saya kembali, saya akan mempertahankan tanah saya lagi,” katanya. “Saya tidak akan pernah menyerah.”

Sumber:

https://english.wafa.ps

https://qudsnen.co

Baca Juga

Dewan Perdamaian Rencanakan Bangun Pangkalan Militer di Gaza

Sutradara “The Voice of Hind Rajab” Tolak Penghargaan di Berlin

https://mondoweiss.net

***

Kunjungi situs resmi Adara Relief International

Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.

Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini

Baca juga artikel terbaru, klik di sini

Tags: PalestinaSeranganUpdate Palestina
ShareTweetSendShare
Previous Post

Ajaib! Bayi ini Selamat dari Reruntuhan Gempa di Turki-Suriah setelah Terjebak

Next Post

Tentara Israel Tertangkap Kamera Siksa Aktivis Palestina di Hebron

Adara Relief International

Related Posts

Dewan Perdamaian Rencanakan Bangun Pangkalan Militer di Gaza
Berita Kemanusiaan

Dewan Perdamaian Rencanakan Bangun Pangkalan Militer di Gaza

by Adara Relief International
Februari 20, 2026
0
19

Pemerintahan Trump berencana membangun pangkalan militer yang berfungsi sebagai pusat operasional Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza. Rencana tersebut merujuk pada...

Read moreDetails
Sutradara “The Voice of Hind Rajab” Tolak Penghargaan di Berlin

Sutradara “The Voice of Hind Rajab” Tolak Penghargaan di Berlin

Februari 20, 2026
15
Jurnalis Palestina Ungkap Penyiksaan di Penjara Israel

Jurnalis Palestina Ungkap Penyiksaan di Penjara Israel

Februari 20, 2026
19
Jumlah Korban Terbunuh di Gaza Lebih Tinggi dari Angka Resmi

Jumlah Korban Terbunuh di Gaza Lebih Tinggi dari Angka Resmi

Februari 20, 2026
13
Cara Mengidentifikasi Kurma Produksi Permukiman Ilegal Israel

Cara Mengidentifikasi Kurma Produksi Permukiman Ilegal Israel

Februari 20, 2026
24
Menteri Israel Serukan Pembatalan Perjanjian Oslo

Menteri Israel Serukan Pembatalan Perjanjian Oslo

Februari 19, 2026
29
Next Post
Tentara Israel Tertangkap Kamera Siksa Aktivis Palestina di Hebron

Tentara Israel Tertangkap Kamera Siksa Aktivis Palestina di Hebron

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Fidyah: Tebusan yang Menyatukan Hati

    Fidyah: Tebusan yang Menyatukan Hati

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bantuan Sembako Jangkau Ratusan Warga Sumbar Terdampak Banjir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Senjata Terlarang Israel “Lenyapkan” Ribuan Warga Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630