• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Jumat, Februari 20, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Kisah Najwa Abu Aisha, Ibu dari 5 Anak yang Lumpuh Akibat Serangan Israel di Gaza

by Adara Relief International
Mei 24, 2023
in Berita Kemanusiaan, Perempuan
Reading Time: 3 mins read
0 0
0
Kisah Najwa Abu Aisha, Ibu dari 5 Anak yang Lumpuh Akibat Serangan Israel di Gaza
13
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Najwa Abu Aisha (48) terbaring di ranjang rumah sakit, dikelilingi keluarga. Dia telah berada di sana sejak 11 Mei ketika Israel mengebom tanah pertanian kosong di dekat rumahnya di Gaza, membuatnya terlempar dari atap lantai dua rumahnya. Dia adalah satu-satunya pencari nafkah untuk keluarganya yang beranggotakan tujuh orang sampai sebuah bom Israel jatuh di atap rumahnya, mencederainya dan membuatnya lumpuh seketika.

“Saya naik ke atap bersama putra saya yang berusia 14 tahun untuk memeriksa tangki air,” kata Najwa kepada Al Jazeera. “Tiba-tiba, ketika saya sedang bersandar di dinding, sebuah bom Israel menghantam dekat rumah kami. Yang saya ingat adalah tembok itu jatuh dan runtuh dari atap bersamanya. Ketika saya bangun, saya sudah ada di sini di rumah sakit,” katanya. Najwa terlempar dari atap dan mendarat telentang di pekarangan tetangga sebelah. Selain cedera pada sumsum tulang belakangnya, dia juga menderita patah tulang parah di panggul dan tulang rusuknya, menurut dokter di Rumah Sakit Al-Shifa di Kota Gaza. 

Putranya, yang menyaksikan pengeboman dan kejatuhannya, masih menderita trauma dan tidak bisa duduk atau berbicara dengan siapa pun. Saat keluarga membicarakan kondisi Najwa, mereka berbisik-bisik agar Najwa tidak mendengarnya karena tidak ingin membuatnya tertekan. Anak-anaknya juga berusaha bersikap normal di depan Najwa, tetapi dia mengatakan kepada Al Jazeera sambil menangis bahwa dia sangat menyadari kondisinya karena dia tidak dapat merasakan atau menggerakkan bagian bawah tubuhnya. “Saya tidak mengeluh tentang apa yang terjadi pada saya, tetapi saya sangat kesakitan,” katanya, menjelaskan bahwa sebagai seorang muslimah, dia telah menerima nasibnya.

Najwa memiliki lima anak. Yang termuda berusia tujuh tahun. Dia adalah satu-satunya pencari nafkah keluarga karena suaminya hidup dengan disabilitas dan bergantung pada tongkat untuk bergerak. Sebelum cedera, dia bekerja sebagai pembersih di taman kanak-kanak selama hampir tiga tahun. Berdiri di samping tempat tidur Najwa adalah saudara perempuannya, Umm Issa (47). Dia tidak pernah meninggalkan sisi Najwa setelah “kejutan hebat” dari cederanya. “Adikku Najwa biasa bergerak seperti lebah di antara kami. Dia bekerja keras untuk menghidupi keluarganya dalam kondisi kehidupan yang sulit, tetapi terlepas dari itu, dia suka merawat dirinya sendiri dan menyukai pakaian serta terlihat baik.” Um Issa memalingkan muka sejenak. “Saya tidak bisa berhenti memikirkan anak-anaknya.”

Suaminya, Mazen Abu Aisha, 50, sering datang ke rumah sakit untuk menjenguknya, bersandar pada tongkatnya dengan air mata mengalir di wajahnya. “Saya merasa seperti berada dalam mimpi buruk. Hatiku sangat sakit untuknya. Dia menanggung terlalu banyak dengan saya, menanggung beban keluarga dan anak-anak saya, dan tidak pernah mengeluh. Saya merasa sangat tidak berdaya, ”katanya. “Dosa apa yang kami lakukan di Gaza sehingga semua ini terjadi pada kami?”

Jalur Gaza telah berada di bawah blokade Israel selama lebih dari 15 tahun, dan sektor kesehatannya telah memburuk karena pembatasan impor dan kebebasan bergerak. Artinya, tidak banyak yang bisa dilakukan untuk Najwa di sini. Mungkin dia akan diizinkan melakukan perjalanan untuk menerima perawatan medis di luar negeri, tetapi Israel sangat membatasi kebebasan bergerak semua warga Palestina. 

“Para dokter mengatakan kepada saya bahwa mereka tidak dapat melakukan apa pun untuk saya di sini,” kata Najwa. “Yang saya harapkan saat ini adalah mendapatkan perawatan di luar negeri untuk merehabilitasi tubuh saya, sehingga saya bisa berjalan dan kembali melayani anak-anak dan keluarga saya.”

Sumber:

https://www.aljazeera.com

***

Baca Juga

Menteri Israel Serukan Pembatalan Perjanjian Oslo

Pembersihan Puing-Puing di Gaza Membutuhkan Waktu 7 Tahun

Kunjungi situs resmi Adara Relief International

Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.

Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini

Baca juga artikel terbaru, klik di sini

Tags: GazaPalestinaPerempuanUpdate Palestina
ShareTweetSendShare
Previous Post

Hapus Video Pidato Mahasiswi Palestina dari Youtube, Universitas di AS Tuai Kecaman

Next Post

Dua dari 10 Anak Laki-Laki dan Tiga dari 10 Anak Perempuan Masih Mengalami Kekerasan

Adara Relief International

Related Posts

Menteri Israel Serukan Pembatalan Perjanjian Oslo
Berita Kemanusiaan

Menteri Israel Serukan Pembatalan Perjanjian Oslo

by Adara Relief International
Februari 19, 2026
0
19

Para menteri pemerintah Israel secara terbuka menyatakan niat mereka untuk secara mendasar mengubah status politik dan hukum wilayah Palestina yang...

Read moreDetails
Pembersihan Puing-Puing di Gaza Membutuhkan Waktu 7 Tahun

Pembersihan Puing-Puing di Gaza Membutuhkan Waktu 7 Tahun

Februari 19, 2026
16
Israel Menyita 2.000 Dunam Tanah Palestina di Sebastia dan Burqa

Israel Menyita 2.000 Dunam Tanah Palestina di Sebastia dan Burqa

Februari 19, 2026
16
Israel Batasi Jemaah Masjid Al-Aqsa, Larang Mesaharati Berkeliling Selama Ramadan

Israel Batasi Jemaah Masjid Al-Aqsa, Larang Mesaharati Berkeliling Selama Ramadan

Februari 19, 2026
16
Ramadan yang Kini Hampa di Tengah Genosida Gaza

Ramadan yang Kini Hampa di Tengah Genosida Gaza

Februari 19, 2026
16
Ramadan di Gaza: Antara Kehancuran dan Kelangsungan Hidup

Ramadan di Gaza: Antara Kehancuran dan Kelangsungan Hidup

Februari 19, 2026
25
Next Post
Dua dari 10 Anak Laki-Laki dan Tiga dari 10 Anak Perempuan Masih Mengalami Kekerasan

Dua dari 10 Anak Laki-Laki dan Tiga dari 10 Anak Perempuan Masih Mengalami Kekerasan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Fidyah: Tebusan yang Menyatukan Hati

    Fidyah: Tebusan yang Menyatukan Hati

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Senjata Terlarang Israel “Lenyapkan” Ribuan Warga Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630