Komisaris polisi Israel pada Jumat (9/4) meminta pemukim Israel yang memiliki lisensi senjata api untuk membawa senjata mereka di tengah meningkatnya ketegangan dengan penduduk Palestina, lapor kantor berita Anadolu. Kobi Shabtai mengeluarkan pernyataan itu menyusul serangan di dekat permukiman Hamra di Tepi Barat utara yang menyebabkan dua pemukim Israel tewas dan yang ketiga luka parah.
“Ini adalah serangan mematikan yang mengingatkan kita betapa seriusnya ancaman aktivitas permusuhan,” kata kepala polisi itu, menurut harian Jerusalem Post. “Saya menyerukan kepada setiap warga negara yang memiliki senjata api berlisensi, dan ahli dalam mengoperasikannya secara legal, untuk membawanya hari ini,” tambah Shabtai.
Kepala Staf Angkatan Darat Israel Herzi Halevi pada hari Jumat juga memerintahkan pemanggilan beberapa pasukan cadangan, dengan penekanan pada pertahanan udara dan formasi ofensif di Angkatan Udara.
Pada Jumat pagi, tentara Israel melancarkan serangkaian serangan udara ke sasaran di Gaza dan Lebanon. Kelompok Palestina di Gaza juga menembakkan rentetan roket ke permukiman Israel di dekat Jalur Gaza. Ketegangan meningkat selama beberapa hari terakhir, terutama setelah serangan Israel terhadap jamaah di Masjid Al-Aqsa di Al-Quds Timur.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








