Komisaris Jenderal UNRWA Philippe Lazzarini mengatakan pada Kamis (20/10) bahwa kenaikan biaya makanan dan komoditas lainnya secara tajam telah menjerumuskan pengungsi Palestina ke kondisi kemiskinan yang semakin parah.
Berbicara pada akhir kunjungan tiga hari ke Jerman, Lazzarini mengatakan, “Peningkatan biaya makanan dan komoditas secara tajam menjerumuskan para pengungsi Palestina ke kondisi kemiskinan yang semakin parah. Di Gaza, Lebanon, dan Suriah, lebih dari 80 persen pengungsi hidup di bawah garis kemiskinan.”
“Keputusasaan telah meningkat, terutama di kalangan anak muda di Timur Tengah. Mereka dihadapkan pada kemiskinan, pengangguran, dan kurangnya prospek. Beberapa mempertaruhkan hidup mereka untuk mencari kehidupan yang lebih bermartabat,” tambahnya
Lazzarini juga menegaskan bahwa UNRWA tetap mengupayakan bantuan dan layanan kepada para pengungsi.”Meskipun kekurangan dana kronis dan konteks yang sangat menantang di tempat Badan beroperasi, UNRWA terus memberikan bantuan dan layanan melawan segala rintangan. lembaga ini merupakan kontributor utama untuk stabilitas dan pembangunan di kawasan ini,” lanjutnya.
Sumber:
***
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina, artikel terkini, berita penyaluran, kegiatan Adara, dan pilihan program donasi.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.








