• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Selasa, Januari 20, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Kematian Aktivis Aysenur Ezgi Eygi: Sebuah Mercusuar Harapan bagi Palestina

Kematiannya telah memicu perbincangan baru tentang Pendudukan Palestina, perjuangan rakyat Palestina, dan peran aktivis internasional yang mendukung mereka.

by Adara Relief International
September 11, 2024
in Berita Kemanusiaan, Hukum dan HAM, News
Reading Time: 4 mins read
0 0
0
Kematian Aktivis Aysenur Ezgi Eygi: Sebuah Mercusuar Harapan bagi Palestina

Perempuan Palestina berkumpul di luar Rumah Sakit Rafidia untuk melakukan protes terhadap pembunuhan aktivis Turki-Amerika Aysenur Ezgi Eygi, 26 tahun, oleh serangan Israel di Tepi Barat pada 08 September 2024, di Nablus [Issam Rimawi – Anadolu Agency]

27
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Dunia aktivis kemanusiaan diguncang oleh berita tragis terbunuhnya Aysenur Ezgi Eygi di tangan pasukan Israel di Tepi Barat. Kematiannya telah memicu perbincangan baru tentang Pendudukan Palestina, perjuangan rakyat Palestina, dan peran aktivis internasional yang mendukung mereka.

Eygi merupakan aktivis berkewarganegaraan Turki-Amerika yang berdedikasi lebih dari sekadar peserta protes. Ia mewujudkan solidaritas global yang telah lama memicu perlawanan terhadap penindasan di wilayah tersebut. Kehidupan, kata-kata, dan pengorbanannya yang terakhir mengungkap realitas penjajahan yang mengerikan dan kebutuhan mendesak akan intervensi internasional.

Lahir di Turki, Eygi memiliki keyakinan yang kuat, dan aktivitasnya merupakan cerminan komitmennya terhadap prinsip keadilan, kesetaraan, dan ketundukan kepada Allah. Dalam tulisannya, ia menekankan pentingnya konsep ummah, komunitas Muslim global, sebagai entitas kolektif yang melampaui batas negara dan perjuangan pribadi.

 “Umat itu penting, saya perlu mendukung perjalanan saya dengan ketundukan penuh kepada Allah,” tulisnya suatu hari, yang mengungkap landasan spiritual aktivitas kemanusiannya. Keyakinannya yang teguh pada kekuatan komunitas Muslim untuk melakukan perubahan, ditambah dengan tekadnya untuk melawan penindasan, menjadikannya sebagai tokoh populer dalam gerakan pro-Palestina di Turki.

Komitmen yang ditunjukkan oleh Eygi membawanya ke garis depan penjajahan Israel atas Palestina. Di Tepi Barat ia menyaksikan kengerian yang dialami warga Palestina setiap hari di bawah pendudukan dan di sana pula ia menemui ajalnya yang tragis, dibunuh oleh pasukan Israel saat memperjuangkan hak asasi manusia secara damai. Kematiannya kini menjadi seruan bagi para aktivis di seluruh dunia, yang menyoroti bahaya besar yang dihadapi oleh mereka yang berani menentang pendudukan Israel.

Aysenur Ezgi Eygi, (26 tahun) ditembak mati pada Jumat lalu (6/9) dalam sebuah pawai protes di Beita, sebuah desa dekat Nablus, tempat warga Palestina berulang kali diserang oleh pemukim Yahudi sayap kanan.

Militer Israel mengatakan pada Selasa (10/9) bahwa penyelidikan awal menemukan kemungkinan besar pasukannya telah melepaskan tembakan yang membunuhnya secara tidak disengaja, dan pihaknya menyuarakan penyesalan yang mendalam.

Baca Juga

Trump Tetapkan Anggota “Dewan Perdamaian” Gaza, Letakkan Pejabat AS dan Israel di Puncak

Israel Rencanakan Proyek “Rute 45” untuk Konsolidasikan Permukiman di Ramallah dan Al-Quds

Keluarga Eygi menyebut penyelidikan awal Israel “sangat tidak memadai” dan menuntut penyelidikan AS secara independen. Hamid Ali, suami Eygi mengatakan bahwa kematian istrinya “bukanlah kecelakaan dan para pembunuhnya harus bertanggung jawab.”

“Gedung Putih belum berbicara dengan kami. Selama empat hari, kami menunggu Presiden Biden mengangkat telepon dan melakukan hal yang benar,” kata Ali.

Dalam sebuah pernyataan, militer Israel mengatakan komandannya telah melakukan penyelidikan awal atas insiden tersebut dan menemukan bahwa tembakan itu tidak ditujukan kepadanya, melainkan kepada individu lain yang disebutnya sebagai “penghasut utama kerusuhan.”

“Insiden tersebut terjadi selama kerusuhan berdarah ketika puluhan tersangka Palestina membakar ban dan melemparkan batu ke arah pasukan keamanan di Persimpangan Beita,” klaim pihak Israel.

Namun sebenenarnya, warga Beita sedang menggelar unjuk rasa mingguan setelah salat Jumat untuk menentang permukiman ilegal Israel di Avitar, yang dibangun di puncak Gunung Sbeih. Masyarakat menuntut pemindahan permukiman ilegal tersebut, yang mereka anggap sebagai pelanggaran hak atas tanah mereka.

Pada periode yang sama, di Tepi Barat, Israel telah membunuh setidaknya 691 orang dan lebih dari 5.700 lainnya terluka akibat tembakan Israel, menurut Kementerian Kesehatan Palestina.

Kematian Aysenur Ezgi Eygi adalah pengingat nyata tentang harga yang harus dibayar untuk menegakkan keadilan dalam menghadapi kekuatan yang luar biasa. Namun, kerja kerasnya sepanjang hidup tidak sia-sia. Di Turki dan sekitarnya, warisannya sebagai pendukung yang bersemangat untuk perjuangan Palestina terus menginspirasi generasi aktivis baru. Ia dikenang bukan hanya karena keberaniannya, tetapi juga karena rasa tanggung jawabnya yang mendalam terhadap umat dan komitmennya yang teguh terhadap prinsip-prinsip Islam.

Di tingkat internasional, kematian Eygi telah memicu seruan baru agar Israel dan pihak-pihak yang terlibat bertanggung jawab atas kematiannya.  Organisasi hak asasi manusia, termasuk Amnesty International dan Human Rights Watch, telah mengutuk pembunuhannya dan mendesak masyarakat global untuk mengambil tindakan lebih kuat guna melindungi para aktivis di Wilayah Pendudukan Palestina.

Ada juga tekanan yang semakin besar terhadap Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk mengambil tindakan yang lebih tegas, dengan beberapa pihak menyerukan sanksi terhadap Israel atas pelanggaran hukum internasional yang terus dilakukannya.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken dan Menteri Pertahanan Lloyd Austin pada Selasa (9/10) menuntut perombakan perilaku militer Israel di Tepi Barat yang diduduki dalam menanggapi kematian Eygi. Blinken dan Austin, dalam komentar paling keras mereka hingga saat ini, mengkritik Israel dan menggambarkan pembunuhan Eygi sebagai tindakan yang “tidak beralasan dan tidak dapat dibenarkan”. Mereka secara terpisah mengatakan bahwa Washington akan mendesak pemerintah Israel agar membuat perubahan terhadap cara pasukan Israel beroperasi di Tepi Barat.

Sumber: 

https://www.#

https://www.reuters.com

***

Kunjungi situs resmi Adara Relief International

Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.

Baca berita harian kemanusiaan, klik di sini

Baca juga artikel terbaru, klik di sini

 

ShareTweetSendShare
Previous Post

Jutaan Warga Gaza Terancam Kematian Akibat Paparan Udara Beracun

Next Post

Update Hari ke 341: Bom Buatan AS Melelehkan Jasad Warga Gaza di al-Mawasi

Adara Relief International

Related Posts

Trump Tetapkan Anggota “Dewan Perdamaian” Gaza, Letakkan Pejabat AS dan Israel di Puncak
Berita Kemanusiaan

Trump Tetapkan Anggota “Dewan Perdamaian” Gaza, Letakkan Pejabat AS dan Israel di Puncak

by Adara Relief International
Januari 19, 2026
0
13

Presiden AS Donald Trump secara resmi menguraikan struktur "Dewan Perdamaian", yang diharapkan dapat "memenuhi" 20 poin rencana Trump untuk Gaza,...

Read moreDetails
Israel Rencanakan Proyek “Rute 45” untuk Konsolidasikan Permukiman di Ramallah dan Al-Quds

Israel Rencanakan Proyek “Rute 45” untuk Konsolidasikan Permukiman di Ramallah dan Al-Quds

Januari 19, 2026
12
Angka Kelahiran di Gaza Turun 41 Persen, Keguguran dan Kelahiran Prematur Meningkat

Angka Kelahiran di Gaza Turun 41 Persen, Keguguran dan Kelahiran Prematur Meningkat

Januari 19, 2026
11
Zionisme Kristen Ancam Keberadaan Umat Kristen di Palestina

Zionisme Kristen Ancam Keberadaan Umat Kristen di Palestina

Januari 19, 2026
24
Kampanye Vaksinasi Gelombang Kedua di Gaza Targetkan Anak di bawah Usia Tiga Tahun

Kampanye Vaksinasi Gelombang Kedua di Gaza Targetkan Anak di bawah Usia Tiga Tahun

Januari 19, 2026
11
Laporan Haaretz: AS Berpotensi Danai Pabrik Kendaraan Tempur Baru Israel hingga US$2 Miliar

Laporan Haaretz: AS Berpotensi Danai Pabrik Kendaraan Tempur Baru Israel hingga US$2 Miliar

Januari 15, 2026
21
Next Post
Update Hari ke 341: Bom Buatan AS Melelehkan Jasad Warga Gaza di al-Mawasi

Update Hari ke 341: Bom Buatan AS Melelehkan Jasad Warga Gaza di al-Mawasi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1,5 Juta Warga Palestina Kehilangan Tempat Tinggal, 60 Juta Ton Puing Menutupi Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Antara Sastra dan Peluru (2): Identitas, Pengungsian, dan Memori Kolektif dari kacamata Darwish dan Kanafani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630