Jumlah jurnalis yang terbunuh dalam agresi yang sedang berlangsung di Gaza telah meningkat menjadi 23 orang, kata sebuah kelompok kebebasan pers internasional pada hari Senin, Anadolu Agency melaporkan.
Dalam sebuah pernyataan, Komite Perlindungan Jurnalis (CPJ) mengatakan bahwa perang Israel-Palestina telah menimbulkan “korban besar” terhadap jurnalis. Mereka menambahkan bahwa di antara korban tewas adalah 19 jurnalis Palestina, tiga jurnalis Israel, dan satu jurnalis Lebanon. Dikatakan bahwa delapan jurnalis juga terluka sejak agresi dimulai, dan tidak ada informasi tersedia mengenai tiga jurnalis lainnya.
CPJ juga menyelidiki sejumlah laporan yang belum dapat dikonfirmasi mengenai jurnalis lain yang terbunuh, hilang, ditahan, disakiti atau diancam, dan mengenai kerusakan pada kantor media dan rumah jurnalis. Koordinator CPJ Timur Tengah dan Afrika Utara, Sherif Mansour, mengatakan bahwa jurnalis adalah warga sipil yang melakukan “pekerjaan penting” selama masa krisis dan pihak-pihak yang bertikai tidak boleh menjadikan mereka sasaran.
“Jurnalis di seluruh wilayah melakukan pengorbanan besar untuk meliput agresi yang memilukan ini. Semua pihak harus mengambil langkah-langkah untuk memastikan keselamatan mereka,” Mansur menambahkan.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini
#Palestine_is_my_compass
#Palestina_arah_perjuanganku
#Together_in_solidarity
#فلسطين_بوصلتي
#معا_ننصرها







