Pemantau Hak Asasi Manusia Euro-Med mengatakan penutupan penyeberangan Rafah di Gaza oleh Israel telah membuat lebih dari 11.000 orang terluka dan 10.000 pasien kanker tidak bisa mendapatkan perawatan medis yang mereka perlukan di luar wilayah kantong Palestina.
“Dengan memblokir penyeberangan Rafah, Israel telah memperketat cengkeramannya dan memberlakukan pengepungan yang melumpuhkan Jalur Gaza, memutusnya dari dunia luar, dan mengakibatkan kematian atas sejumlah orang yang terluka dan sakit,” kata organisasi HAM tersebut di X (Twitter)
“Mengingat kurangnya layanan medis di Gaza akibat genosida Israel, yang telah menghancurkan sebagian besar rumah sakit dan mengakibatkan kematian dan penahanan banyak dokter, diperlukan intervensi internasional segera untuk membuka kembali penyeberangan Rafah” tambah kelompok tersebut.
Sumber: https://www.aljazeera.com
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








