Ketegangan diperkirakan akan tinggi pada hari Minggu (7/8). Kelompok ekstremis Yahudi merencanakan penyerbuan massal ke Masjid al-Aqsa, tempat suci umat Islam yang terletak di Kota Tua Al-Quds (Yerusalem), untuk menandai hari libur Yahudi. Kelompok Temple Mount berusaha untuk menghancurkan Masjid al-Aqsa dan menggantinya dengan kuil Yahudi. Mereka menyerukan pengikut mereka untuk hadir di tempat suci umat Islam pada Minggu untuk menandai hari libur Tisha B’av (sembilan Av). Itu adalah hari puasa untuk menandai dugaan penghancuran dua kuil Yahudi lebih dari dua ribu tahun yang lalu.
Seruan oleh kaum Yahudi mendorong para pemimpin Palestina untuk menyerukan umat Islam di Al-Quds (Yerusalem) dan di tempat lain untuk hadir di Masjid. Ini bertujuan untuk melindunginya dari kaum fanatik, yang berencana untuk mengadakan ritual Yahudi di tempat suci dan menciptakan status quo baru di sana yang bertentangan dengan umat muslim. Israel seharusnya menghormati status quo berusia puluhan tahun di Masjid al-Aqsa sebagai tempat ibadah khusus muslim. Namun, aturan telah longgar dalam beberapa bulan terakhir dan memungkinkan orang-orang Yahudi fanatik untuk mengadakan ibadah pada jam-jam kunjungan pagi ketika masjid terbuka untuk kunjungan nonmuslim.
Sumber:
https://english.wafa.ps/Pages/Details/130309
***
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina, artikel terkini, berita penyaluran, kegiatan Adara, dan pilihan program donasi.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.








