• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Jumat, Februari 20, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Kelaparan Mematikan di Gaza Terus Meluas, PBB Desak Tekanan Internasional terhadap Israel

by Adara Relief International
Juli 29, 2025
in Berita Kemanusiaan
Reading Time: 2 mins read
0 0
0
Kelaparan Mematikan di Gaza Terus Meluas, PBB Desak Tekanan Internasional terhadap Israel
26
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Krisis kelaparan mematikan di Gaza terus memburuk, meskipun Israel dan sekutunya mempromosikan apa yang mereka sebut sebagai “gencatan senjata kemanusiaan”. Pada Ahad lalu, hanya 73 truk bantuan yang diizinkan masuk ke Jalur Gaza, jauh dari janji internasional yang menyebutkan ratusan truk akan masuk setiap hari. Sebagian besar truk tersebut bahkan dilaporkan dijarah sebelum mencapai pusat distribusi, di bawah pengawasan penuh drone militer Israel.

Kantor media pemerintah di Gaza menyebut situasi ini sebagai bencana kemanusiaan yang lebih dalam. Lebih dari 2,4 juta jiwa, termasuk 1,1 juta anak-anak, terjebak di wilayah yang nyaris tidak memiliki akses terhadap makanan. Hingga kini, setidaknya 133 orang, termasuk 87 anak-anak, dilaporkan meninggal dunia akibat kelaparan. Para pekerja kemanusiaan memperingatkan bahwa angka ini akan terus meningkat dengan cepat jika akses terhadap makanan dan obat-obatan tidak segera dibuka tanpa batas.

Di tengah terbatasnya bantuan yang masuk melalui jalur darat, tiga operasi airdrop (bantuan udara) dilakukan pada hari yang sama. Namun, paket-paket bantuan tersebut justru mendarat di zona pertempuran yang sepenuhnya dikuasai militer Israel, termasuk daerah yang telah ditandai sendiri oleh Israel sebagai “zona merah” — tempat warga Palestina berisiko ditembak jika mencoba mengambil bantuan. Beberapa airdrop bahkan jatuh ke laut.

“Isi dari semua airdrop hari ini bahkan tidak sebanding dengan dua truk bantuan,” kata pernyataan dari kantor media Gaza. “Itu benar-benar tidak berguna. Tak satu pun mencapai warga yang kelaparan.”

Pemerintah Gaza menegaskan bahwa Israel secara sengaja menciptakan kekacauan dan menerapkan kebijakan kelaparan sistemik. Negara-negara seperti Amerika Serikat, Inggris, Jerman, dan Prancis juga disebut terlibat secara tidak langsung dengan memberikan perlindungan politik dan menyebarkan narasi palsu tentang peningkatan akses bantuan.

“Ini bukan gencatan senjata kemanusiaan,” lanjut pernyataan tersebut. “Ini adalah penipuan kejam. Apa yang dunia saksikan saat ini adalah sandiwara biadab.”

Yordania, Prancis, dan Amerika Serikat memang telah mempromosikan airdrop sebagai terobosan kemanusiaan, tetapi warga dan relawan di lapangan menganggapnya sebatas sikap simbolik, berbahaya, dan tidak efektif. Dalam beberapa kasus, paket bantuan justru melukai warga atau mendarat di area yang tak bisa dijangkau. Warga yang kelaparan hanya bisa menyaksikan bantuan jatuh dari langit tanpa harapan untuk memperolehnya.

Sementara itu, dari New York, Komisioner Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia, Volker Türk, menyerukan kepada para peserta konferensi internasional tentang kenegaraan Palestina untuk meningkatkan tekanan terhadap Israel guna menghentikan pertumpahan darah di Gaza secara permanen.

“Setiap hari, kita menyaksikan tragedi yang tak terkatakan di Gaza dan Tepi Barat dengan rasa ngeri dan frustrasi,” kata Türk dalam pernyataan video.

Ia menekankan bahwa negara-negara yang tidak menggunakan pengaruhnya untuk menekan Israel berisiko menjadi pihak yang ikut bertanggung jawab dalam kejahatan internasional.

“Kelaparan ini tidak berakhir,” kata kantor media Gaza. “Ia terus meluas. Dan dunia menyaksikannya terjadi.”

Baca Juga

Israel Menyita 2.000 Dunam Tanah Palestina di Sebastia dan Burqa

Israel Batasi Jemaah Masjid Al-Aqsa, Larang Mesaharati Berkeliling Selama Ramadan

Sumber:

Countries That Don’t Pressure Israel ‘May Be Complicit’ in Gaza Genocide, UN Rights Cheif Says

Haaretz: Netanyahu Proposes Gaza Annexation Plan Backed by Trump

ShareTweetSendShare
Previous Post

Netanyahu Siapkan Rencana Aneksasi Gaza untuk Pertahankan Koalisi Ekstrem Kanan

Next Post

Adara Palestine Situation Report 50

Adara Relief International

Related Posts

Menteri Israel Serukan Pembatalan Perjanjian Oslo
Berita Kemanusiaan

Menteri Israel Serukan Pembatalan Perjanjian Oslo

by Adara Relief International
Februari 19, 2026
0
18

Para menteri pemerintah Israel secara terbuka menyatakan niat mereka untuk secara mendasar mengubah status politik dan hukum wilayah Palestina yang...

Read moreDetails
Pembersihan Puing-Puing di Gaza Membutuhkan Waktu 7 Tahun

Pembersihan Puing-Puing di Gaza Membutuhkan Waktu 7 Tahun

Februari 19, 2026
16
Israel Menyita 2.000 Dunam Tanah Palestina di Sebastia dan Burqa

Israel Menyita 2.000 Dunam Tanah Palestina di Sebastia dan Burqa

Februari 19, 2026
16
Israel Batasi Jemaah Masjid Al-Aqsa, Larang Mesaharati Berkeliling Selama Ramadan

Israel Batasi Jemaah Masjid Al-Aqsa, Larang Mesaharati Berkeliling Selama Ramadan

Februari 19, 2026
16
Ramadan yang Kini Hampa di Tengah Genosida Gaza

Ramadan yang Kini Hampa di Tengah Genosida Gaza

Februari 19, 2026
16
Ramadan di Gaza: Antara Kehancuran dan Kelangsungan Hidup

Ramadan di Gaza: Antara Kehancuran dan Kelangsungan Hidup

Februari 19, 2026
25
Next Post
Adara Palestine Situation Report 50

Adara Palestine Situation Report 50

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Fidyah: Tebusan yang Menyatukan Hati

    Fidyah: Tebusan yang Menyatukan Hati

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Senjata Terlarang Israel “Lenyapkan” Ribuan Warga Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630