• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Senin, Januari 19, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Artikel

Keistimewaan Bulan Muharam dan Dalil yang Menyertainya

by Adara Relief International
Juli 19, 2023
in Artikel, Sorotan, Syariah
Reading Time: 5 mins read
0 0
0
Keistimewaan Bulan Muharam dan Dalil yang Menyertainya
142
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Muharam merupakan bulan pertama pada penanggalan kalender Hijriah. Bulan ini termasuk salah satu bulan yang memiliki banyak keutamaan, sehingga umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah seperti berpuasa, bersedekah, menyantuni anak yatim, dan ibadah lainnya.

Berbicara tentang keutamaan dan keistimewaan Muharam, kita akan mendapati ayat Al-Quran, hadis nabawi, serta perkataan ulama yang menerangkan hal tersebut. Berikut penjelasan terkait keistimewaan bulan Muharam.

1. Merupakan salah satu bulan dari empat bulan suci

Pada zaman Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan setelahnya, umat Islam dilarang berperang selama bulan haram, atau bulan yang disucikan. Allah Swt. telah menyinggung mengenai hal ini di dalam Al-Qur’an, yang artinya: “Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus.” (QS. At-Taubah: 36).

Para ulama tafsir menjelaskan bahwa empat bulan haram yang dijelaskan pada ayat tersebut adalah: Zulkaidah, Zulhijah, Muharam, dan Rajab, sebagaimana yang telah disebutkan dalam hadis:

Diriwayatkan dari Abu Bakrah radhiallahu ‘anhu, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Sesungguhnya zaman berputar sebagaimana ketika Allah menciptakan langit dan bumi. Satu tahun ada dua belas bulan. Diantaranya ada empat bulan haram (suci), tiga bulan berurutan: Zulkaidah, Zulhijah, dan Muharam, kemudian bulan Rajab suku Mudhar, yang terletak antara Jumadil Tsani dan Sya’ban.” (HR. Bukhari dan Muslim).

2. Bulan Allah Ta’ala

Muharam memiliki keistimewaan khusus karena merupakan satu-satunya bulan yang disebut sebagai syahrullah (bulan Allah). Disebutkan dalam hadis yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah radhiallahu‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Puasa yang paling utama setelah Ramadan adalah puasa di bulan Allah (yaitu) Muharam, sedangkan salat yang paling utama setelah salat fardu adalah salat malam.” (HR. Muslim).

Para ulama telah menjelaskan bahwa ketika suatu makhluk disandarkan kepada lafzhul jalalah (lafazh Allah) maka itu menunjukkan pemuliaan terhadap makhluk tersebut, sebagaimana istilah baitullah (rumah Allah) untuk Ka’bah. Di dalam kitab Lathaif al-Ma’arif dijelaskan bahwa Muharam juga sering dinamakan dengan syahrullah al-asham (bulan Allah yang sunyi). Dinamakan demikian karena sangat terhormatnya bulan Muharram. Oleh sebab itu, tidak boleh ada sedikitpun konflik dan keributan pada bulan tersebut.

3. Perhitungan pahala dan dosa yang berlipat ganda

Salah seorang ahli tafsir dari kalangan tabi’in yaitu Qatadah bin Di’amah Sadusi rahimahullah menyatakan, “Amal saleh lebih besar pahalanya jika dikerjakan pada bulan-bulan haram, sebagaimana kezaliman pada bulan-bulan haram lebih besar dosanya dibandingkan dengan kezaliman yang dikerjakan pada bulan-bulan lain. Meskipun berbuat zalim pada setiap keadaan bernilai besar, tetapi Allah membesarkan segala urusannya sesuai apa yang dikehendaki-Nya”. (Tafsir Al-Baghawi).

Ibnu ‘Abbas radhiallahu ‘anhuma juga pernah berkata: “Kemudian Allah menjadikannya bulan-bulan haram. Membesarkan hal-hal yang diharamkan di dalamnya, menjadikan perbuatan dosa di dalamnya lebih besar, dan menjadikan amalan saleh serta pahala juga lebih besar.” (Tafsir Ibnu Abi Hatim).

Mengenai dosa yang dilipatgandakan tersebut juga dijelaskan di dalam Kitab Tafsir Ibnu Katsir, sebagai berikut: “Allah Swt. mengkhususkan empat bulan haram dari 12 bulan yang ada, bahkan menjadikannya mulia dan istimewa, juga melipatgandakan perbuatan dosa di samping melipatgandakan perbuatan baik.”

4. Momen terbaik untuk berpuasa setelah Ramadan

Berpuasa pada Muharam adalah salah satu amalan unggulan yang dinilai sebagai puasa terbaik setelah Ramadan. Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, dia berkata: datang seorang laki-laki kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan bertanya: “Puasa apakah yang paling utama setelah bulan Ramadan?” Beliau bersabda, “Puasa pada bulannya Allah, yang kalian menyebutnya dengan Muharam.” (HR. Ibnu Majah)

Imam As-suyuthi menjelaskan: “Al-Qurthubi berkata, sesungguhnya dijadikannya Muharam sebagai waktu puasa yang paling utama karena Muharam adalah pembuka tahun. maka membuka tahun dengan melakukan puasa merupakan sebaik-baiknya amal.

5. Terdapat hari Asyura yang penuh keberkahan

Hari Asyura adalah hari ke-10 pada bulan Muharam, serta dianggap sebagai hari yang istimewa dan penuh keberkahan lantaran banyaknya peristiwa bersejarah yang terjadi pada hari tersebut. Salah satu di antaranya disebutkan dalam hadis berikut:

Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma berkata: Ketika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam tiba di Madinah, beliau melihat orang-orang Yahudi berpuasa pada hari Asyura, maka Beliau bertanya: “Hari apa ini?” Mereka menjawab: “Ini adalah hari istimewa, karena pada hari ini Allah menyelamatkan Bani Israil dari musuhnya. Karena itu Nabi Musa berpuasa pada hari ini.” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pun bersabda: “Aku lebih berhak terhadap Musa daripada kalian.” Maka beliau berpuasa dan memerintahkan sahabatnya untuk berpuasa pada tahun yang akan datang. (HR. Bukhari dan Muslim).

Selain berpuasa pada tanggal 10 Muharam (Asyura), kaum muslimin juga dianjurkan untuk melengkapi puasa pada tanggal 9 Muharam, atau yang disebut juga dengan puasa Tasu’a. Puasa pada tanggal 9 ini dijadikan sebagai pembeda sehingga tidak menyerupai cara kaum Yahudi dan Nasrani merayakan datangnya hari Asyura.

Baca Juga

In Honor of Resilience (2): Sepenggal Kenangan dari Syuhada Gaza, Mereka yang Melawan dengan Tulisan, Lukisan, dan Aksi di Lapangan

Ketika Isra’ Mi’raj Memanggil Umat untuk Kembali kepada Al-Aqsa

Hal tersebus dijelaskan dalam hadis, Ibnu Abbas radhiallahu ‘anhu berkata: “Ketika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berpuasa pada hari Asyura dan menyuruh para Sahabatnya juga berpuasa, maka mereka berkata: “Wahai Rasulullah, hari Asyura itu hari yang diagungkan oleh orang-orang Yahudi dan Nasrani”. Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Jika demikian, Insya Allah tahun depan kita berpuasa pada hari yang kesembilan.” (HR. Muslim dan Abu Dawud).

Adapun puasa Asyura itu sendiri juga memiliki keutamaan. Disebutkan dalam hadis dari Abu Qatadah radhiyallahu ‘anhu bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah ditanya tentang puasa hari Asyura, kemudian beliau menjawab: “’Puasa tersebut dapat melebur dosa setahun yang lalu.” (HR Muslim).

6. Bulan kemuliaan bagi para Nabi

Bulan Muharam merupakan waktu terjadinya peristiwa penting yang dialami oleh para nabi. Dalam Kitab Al-Nawadzir karya Syekh Sihabuddin bin Salamah Al-Qolyubi, ada 10 nabi yang diangkat derajatnya pada bulan Muharam, yaitu:

  • Nabi Adam ‘alaihissalam diterima taubatnya oleh Allah Swt. Ini awal mula Nabi Adam dipersatukan kembali dengan Siti Hawa setelah sebelumnya dipisahkan karena kelalaian yang telah diperbuat.
  • Nabi Idris ‘alaihissalam diangkat derajatnya dengan dinaikkan ke langit karena memerangi orang-orang yang durkaha pada Allah Swt.
  • Nabi Nuh ‘alaihissalam mendapat keberkahan, yakni bahteranya mendarat di Gunung Judd, setelah bumi saat itu dilanda banjir selama 150 hari.
  • Nabi Ibrahim ‘alaihissalam diangkat derajatnya menjadi khalilullah atau kekasih Allah.
  • Nabi Daud ‘alaihissalam diangkat menjadi nabi sekaligus raja. Ia melakukan kesalahan dan mendapat teguran dari Allah Swt, lalu pada 10 Muharram Allah mengampuninya.
  • Nabi Sulaiman ‘alaihissalam memiliki kerajaan, tetapi suatu ketika semua harta yang ia miliki hilang. Pada bulan ini, Allah Swt mengembalikan kerajaan Nabi Sulaiman beserta harta bendanya.
  • Nabi Ayyub ‘alaihissalam pernah mendapat cobaan berupa kehilangan keluarga dan harta kekayaan, serta ditimpa penyakit kulit. Kemudian pada bulan ini, Allah menyembuhkannya.
  • Nabi Yunus ‘alaihissalam dikisahkan pernah berada di dalam perut ikan selama 40 hari, kemudian atas kehendak Allah Swt, pada bulan ini, Nabi Ayyub dimuntahkan dari perut ikan dan keluar dengan selamat.
  • Nabi Yakub ‘alaihissalam dikisahkan pernah berpisah dengan anaknya, yaitu Nabi Yusuf, dalam jangka waktu yang sangat lama. Namun, pada bulan ini Allah Swt kembali mempertemukan mereka.
  • Nabi Isa ‘alaihissalam diangkat langsung ke langit melalui perantara malaikat untuk kembali kepada Allah Swt.

Peristiwa-peristiwa penting yang dialami oleh para nabi tersebut menunjukkan bahwa Muharam merupakan bulan kemuliaan bagi para nabi.

Wallahu a’lam bishawab.

Farah Faadhilah, S.Ag

***

Kunjungi situs resmi Adara Relief International

Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.

Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini

Baca juga artikel terbaru, klik di sini

Tags: ArtikelSyariah
ShareTweetSendShare
Previous Post

Dimanakah Keadilan saat Anak-anak dan Lansia Palestina Turut Menjadi Korban

Next Post

Mahkamah Internasional Izinkan Warga Palestina untuk Posting Pelanggaran Israel Lewat Ini

Adara Relief International

Related Posts

Lukisan karya Maram Ali, seniman yang suka melukis tentang Palestina (The New Arab)
Artikel

In Honor of Resilience (2): Sepenggal Kenangan dari Syuhada Gaza, Mereka yang Melawan dengan Tulisan, Lukisan, dan Aksi di Lapangan

by Adara Relief International
Januari 19, 2026
0
22

“Harapan hanya dapat dibunuh oleh kematian jiwa, dan seni adalah jiwaku — ia tidak akan mati.” Kalimat tersebut disampaikan oleh...

Read moreDetails
Ketika Isra’ Mi’raj Memanggil Umat untuk Kembali kepada Al-Aqsa

Ketika Isra’ Mi’raj Memanggil Umat untuk Kembali kepada Al-Aqsa

Januari 19, 2026
20
Kubah As-Sakhrah pada Senja hari. Sumber: Islamic Relief

Isra Mikraj dan Sentralitas Masjid Al-Aqsa dalam Akidah Islam

Januari 19, 2026
24
Lukisan karya Maram Ali, seniman yang suka melukis tentang Palestina (The New Arab)

In Honor of Resilience (1): Sepenggal Kenangan dari Syuhada Gaza, Mereka yang Bersuara Lantang dan Berjuang Mempertahankan Kehidupan

Januari 14, 2026
25
Sebuah grafiti dengan gambar sastrawan Palestina, Mahmoud Darwish, dan penggalan puisinya, “Di atas tanah ini ada hidup yang layak diperjuangkan”. (Zaina Zinati/Jordan News)

Antara Sastra dan Peluru (2): Identitas, Pengungsian, dan Memori Kolektif dari kacamata Darwish dan Kanafani

Januari 12, 2026
87
Banjir merendam tenda-tenda pengungsian di Gaza (Al Jazeera)

Banjir dan Badai di Gaza: Vonis Mati Tanpa Peringatan

Januari 7, 2026
59
Next Post
Mahkamah Internasional Izinkan Warga Palestina untuk Posting Pelanggaran Israel Lewat Ini

Mahkamah Internasional Izinkan Warga Palestina untuk Posting Pelanggaran Israel Lewat Ini

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1,5 Juta Warga Palestina Kehilangan Tempat Tinggal, 60 Juta Ton Puing Menutupi Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bantuan Sembako Jangkau Ratusan Warga Sumbar Terdampak Banjir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630