Jika kita menyempatkan berjalan-jalan pada musim panas di daerah pengungsian rakyat Gaza di bagian selatan kota Amman, ibukota Yordania, aku terlihat banyak perempuan dan anak-anak Pelastina yang duduk di emperan jalan, akibat tidak tahan dengan panas yang menyengat dalam kemah pengungsian mereka.
Halimah, seorang Ibu rumah tangga yang lahir pada 1959 dan berasal dari Jabalia, menceritakan jika panas sedang berada di puncak-puncaknya, beliau dan anak-anak harus keluar dari rumah supaya tidak terkurung panas. Jikapun menghidupkan kipas angin, ia khawatir akan membengkakkan biaya listrik yang tagihannya mencapai 11 dolar per bulan.
Baca juga: Puluhan Murid dan Guru Sekolah di Nablus Ditangkap
Muhammad Kurdi, pengungsi yang berprofesi sebagai guru, mengatakan anak-anak sering menggunakan baju yang tipis, membasahi tubuh mereka dengan air, dan juga berendam dalam barel.
Kamp Jerash, yang dikenal sebagai kamp Gaza, didirikan sebagai kamp darurat pada 1968 oleh URNWA dengan tujuan menampung 11.500 pengungsi Palestina dan orang terlantar yang meninggalkan Jalur Gaza akibat perang 1967 antara Arab dengan tentara Zionis.
Baca juga: Kesaksian Anhar Deek: Tentara Zionis Berusaha Membunuhku dan Aku Hampir Kehilangan Janin
Kamp yang memiliki luas 0,75 kilometer persegi ini, terletak 5 km dari reruntuhan Romawi yang terkenal di kota Jerash. Dihuni lebih dari 23.000 pengungsi. Pada awal pembangunannya, terdapat 1.500 kemah, yang kemudian digantikan oleh rumah-rumah berdinding semen beratap seng dan asbes.
Masalah utama yang mereka hadapi adalah kemiskinan yang tinggi, penghidupan yang tidak layak, dan tidak memiliki nomor penduduk. Hal ini menyebabkan mereka tidak bisa bekerja di sektor yang cocok. Tiga dari empat rumah yang dihuni juga dinilai tidak layak huni, dan menjadi salah satu sebab mereka terkena kanker.
Sumber: Palinfo
***
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.








