• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Jumat, Februari 20, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Jumlah Korban Tewas Tembus Lebih dari 21.000, Gempa Turki juga Hancurkan Situs-Situs Warisan Dunia

by Adara Relief International
Februari 10, 2023
in Berita Kemanusiaan
Reading Time: 3 mins read
0 0
0
Jumlah Korban Tewas Tembus Lebih dari 21.000, Gempa Turki juga Hancurkan Situs-Situs Warisan Dunia
10
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Korban tewas terus meningkat, hingga hari Kamis (9/2) angkanya mencapai 21.000 lebih. Badan bencana Turki menaikkan jumlah korban tewas yang dikonfirmasi negara itu pada Kamis malam (9/2) menjadi 17.406, sementara jumlah nyawa yang hilang di negara tetangga Suriah mencapai 3.317.

Peluang untuk menemukan lebih banyak orang hidup perlahan memudar setelah berlalunya bencana lebih dari 72 jam dengan jumlah korban yang terus meningkat. Meskipun demikian, petugas penyelamat di Adana, Turki, berhasil mengeluarkan Akgun Eker yang berusia 45 tahun hidup-hidup dari bawah reruntuhan. Selain itu, seorang anak laki-laki berusia dua tahun diselamatkan dari sebuah bangunan runtuh di Antakya, dan seorang anak laki-laki berusia delapan tahun ditemukan di Diyarbakir. Keduanya telah terperangkap selama hampir 80 jam di bawah reruntuhan.

Saat upaya penyelamatan berlanjut, puluhan ribu orang yang selamat dievakuasi dari kota-kota Turki yang terkena dampak paling parah. Sementara itu, warga sipil di kota-kota Suriah membantu menguburkan korban tewas akibat gempa.

Gempa dahsyat tersebut juga menghancurkan atau merusak monumen-monumen bersejarah dan arsitektur ikonik yang telah lama dikenal oleh negara tersebut. Para ahli khawatir gempa bumi dapat menambah hilangnya warisan budaya di kawasan gempa. Pada Selasa (7/2) pemerintah Turki mengatakan lebih dari 5.600 bangunan telah hancur di negara itu saja. Di hari itu juga, UNESCO memperingatkan bahwa beberapa Situs Warisan Dunia yang diidentifikasi oleh badan PBB karena budaya, sejarah, ilmiah, dan bentuk signifikansi lainnya mungkin telah rusak. Berikut adalah beberapa monumen utama yang diketahui mengalami kerusakan akibat gempa bumi.

  • Gaziantep Castle, Gaziantep

Dikenal secara lokal sebagai Gaziantep Kalesi, kastil abad kedua Masehi di pusat kota Gaziantep di Turki. Sebagian kastil tersebut hancur, banyak tembok dan menara pengawasnya rata dengan tanah, sementara bagian lainnya rusak. Bangunan ini awalnya digunakan sebagai titik observasi kemudian dikembangkan menjadi kastil oleh orang Romawi. Monumen ini telah menjadi daya tarik wisata yang populer.  Sejarahnya yang panjang dan kaya merupakan bukti akar kuno kota ini dan banyaknya gelombang pendatang dan penakluk yang tertarik ke bagian Turki ini selama berabad-abad. Kastil ini telah mengalami renovasi berkali-kali, terakhir pada awal tahun 2000-an.

  • Masjid Sirvani, Gaziantep

Berdekatan dengan Kastil Gaziantep, masjid abad ke-17 ini juga mengalami kerusakan parah. Tembok dan kubah timurnya sebagian runtuh, menurut Anadolu. Masjid tersebut, merupakan salah satu yang tertua di Gaziantep, telah lama berdiri tegak tidak hanya sebagai bangunan keagamaan tetapi juga sebagai keajaiban arsitektur. Tidak seperti umumnya, menara Masjid Sirvani memiliki dua balkon.

  • Aleppo Citadel, Aleppo

Benteng ini salah satu kastil tertua di dunia, tetapi tidak luput dari kerusakan akibat gempa. “Bagian dari penggilingan Ottoman di dalam benteng Aleppo telah runtuh, sementara bagian dari tembok pertahanan timur laut telah retak dan runtuh”, kata Direktorat Jenderal Purbakala dan Museum Suriah dalam sebuah pernyataan.

Bagian kubah menara masjid Ayyubiyah di dalam benteng runtuh, sementara pintu masuk benteng telah rusak, “termasuk pintu masuk menara Mamluk”, tambah badan pemerintah tersebut. Sementara itu, UNESCO dalam sebuah pernyataan mengatakan: “Menara barat tembok kota tua telah runtuh dan beberapa bangunan di souk telah melemah.”

  • Diyarbakir Fortress, Sur

Benteng bersejarah dan Taman Hevsel yang berdekatan di provinsi Diyarbakir, Turki dinyatakan sebagai bagian dari Daftar Warisan Dunia UNESCO pada tahun 2015. Pada Selasa (7/2), PBB mengatakan keduanya telah rusak akibat gempa bumi. 

  • Masjid Yeni, Malatya

Masjid abad ke-17 di kota kuno Malatya di wilayah Anatolia Timur Turki telah berulang kali mengalami kerusakan akibat gempa bumi. Itu hancur dalam gempa bumi tahun 1894 tetapi kemudian dibangun kembali. Masjid tersebut kembali rusak dalam gempa bumi tahun 1964. Pada hari Senin (6/2), banyak dinding monumen runtuh, menurut Anadolu.

Sumber:

https://www.aljazeera.com

https://www.trtworld.com

https://www.aljazeera.com

***

Kunjungi situs resmi Adara Relief International

Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.

Baca Juga

Menteri Israel Serukan Pembatalan Perjanjian Oslo

Pembersihan Puing-Puing di Gaza Membutuhkan Waktu 7 Tahun

Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini

Baca juga artikel terbaru, klik di sini

Tags: Internasional
ShareTweetSendShare
Previous Post

700 Orang Mengungsi Karena Gempa Magnitudo 5,4 Mengguncang Papua

Next Post

Israel Tahan Lebih dari 900 Warga Palestina di Bawah Kebijakan Penahanan Administratif

Adara Relief International

Related Posts

Menteri Israel Serukan Pembatalan Perjanjian Oslo
Berita Kemanusiaan

Menteri Israel Serukan Pembatalan Perjanjian Oslo

by Adara Relief International
Februari 19, 2026
0
19

Para menteri pemerintah Israel secara terbuka menyatakan niat mereka untuk secara mendasar mengubah status politik dan hukum wilayah Palestina yang...

Read moreDetails
Pembersihan Puing-Puing di Gaza Membutuhkan Waktu 7 Tahun

Pembersihan Puing-Puing di Gaza Membutuhkan Waktu 7 Tahun

Februari 19, 2026
16
Israel Menyita 2.000 Dunam Tanah Palestina di Sebastia dan Burqa

Israel Menyita 2.000 Dunam Tanah Palestina di Sebastia dan Burqa

Februari 19, 2026
16
Israel Batasi Jemaah Masjid Al-Aqsa, Larang Mesaharati Berkeliling Selama Ramadan

Israel Batasi Jemaah Masjid Al-Aqsa, Larang Mesaharati Berkeliling Selama Ramadan

Februari 19, 2026
16
Ramadan yang Kini Hampa di Tengah Genosida Gaza

Ramadan yang Kini Hampa di Tengah Genosida Gaza

Februari 19, 2026
16
Ramadan di Gaza: Antara Kehancuran dan Kelangsungan Hidup

Ramadan di Gaza: Antara Kehancuran dan Kelangsungan Hidup

Februari 19, 2026
25
Next Post
Israel Tahan Lebih dari 900 Warga Palestina di Bawah Kebijakan Penahanan Administratif

Israel Tahan Lebih dari 900 Warga Palestina di Bawah Kebijakan Penahanan Administratif

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Fidyah: Tebusan yang Menyatukan Hati

    Fidyah: Tebusan yang Menyatukan Hati

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Senjata Terlarang Israel “Lenyapkan” Ribuan Warga Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630