Diplomat tertinggi Jerman mengeluarkan peringatan keras kepada Israel pada Rabu, menyatakan bahwa pendudukan permanen apa pun di Dataran Tinggi Golan Suriah akan menjadi pelanggaran hukum internasional dan berpotensi mengganggu stabilitas kawasan.
Menteri Luar Negeri Annalena Baerbock, dalam pidatonya dihadapan parlemen Jerman, menekankan bahwa integritas teritorial harus dihormati oleh negara-negara tetangga, sementara Suriah berupaya mewujudkan dialog politik pasca penggulingan rezim Assad.
“Proses dialog di Suriah ini tidak boleh dirusak, baik dari dalam maupun luar, dan jelas juga bahwa hukum internasional berlaku untuk semua orang,” kata Baerbock mengacu pada perebutan beberapa desa di wilayah Dataran Tinggi Golan, Suriah oleh Israel.
“Jika kita menginginkan perdamaian di kawasan tersebut, integritas teritorial Suriah tidak boleh dipertanyakan. Singkatnya, pendudukan permanen di Golan melanggar hukum internasional. Hal itu tidak sesuai dengan tujuan stabilisasi kawasan yang langgeng, yang sangat kita semua dan terutama kawasan ini butuhkan,” imbuhnya.
Israel telah mengintensifkan serangan udara di seluruh Suriah dalam beberapa hari terakhir, dengan menargetkan lokasi militer, menyusul penggulingan rezim Bashar Assad pada 8 Desember oleh kelompok anti-rezim.
Pemerintah Israel juga mengumumkan runtuhnya Perjanjian Pelepasan Diri tahun 1974 dengan Suriah, yang menetapkan zona penyangga demiliterisasi di Dataran Tinggi Golan yang diduduki Israel. Militer Israel sejak itu telah mengerahkan pasukan ke zona penyangga tersebut, sebuah tindakan yang dikutuk oleh PBB dan beberapa negara Arab.
Pada Ahad, pemerintah dengan suara bulat menyetujui rencana yang diusulkan oleh Netanyahu untuk meningkatkan pembangunan permukiman Israel di Dataran Tinggi Golan Suriah yang diduduki, dengan anggaran melebihi 40 juta shekel ($11,13 juta).
Sumber: https://www.aa.com.tr
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di sini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








