Pada Minggu (25/9), puluhan pemukim Israel dengan perlindungan polisi masuk ke kompleks Masjid Al-Aqsa di Al-Quds (Yerusalem) dan melakukan ritual di halamannya. Kelompok ultranasionalis Yahudi telah meminta pengikut mereka untuk hadir secara massal di masjid selama Tahun Baru Yahudi yang akan datang. Hari tersebut jatuh pada Senin, dan hari libur Sukkot jatuh pada hari berikutnya. Beberapa kelompok bahkan menyerukan untuk meniup terompet di dalam halaman kompleks Al-Aqsa selama ritual keagamaan Yahudi.
Otoritas Israel juga telah mengumumkan bahwa penutupan penuh akan berlaku di perbatasan Tepi Barat dan Jalur Gaza untuk hari raya Yahudi. Pembatasan berlaku mulai Minggu sore hingga Selasa tengah malam. Polisi Israel juga mengintensifkan pembatasan di Al-Quds (Yerusalem) yang diduduki, mengerahkan ribuan pasukan polisi dan penjaga perbatasan serta menempatkan penghalang jalan dan pos pemeriksaan militer di kota, khususnya di Kota Tua dan di jalan-jalan menuju Masjid Al-Aqsa. Pasukan juga mengintensifkan kehadiran mereka di gerbang menuju Al-Aqsa dan memberlakukan pembatasan ketat terhadap masuknya warga Palestina ke masjid.
Di Hebron, pasukan pendudukan Israel mengunci Masjid Ibrahimi yang terletak di selatan Tepi Barat. Israel menutupnya dari jamaah Muslim dengan dalih hari raya Yahudi. Ghassan Rajabi, direktur Masjid, mengatakan bahwa otoritas pendudukan memutuskan untuk menutup masjid bagi jamaah Muslim mulai pukul 10:00 waktu setempat selama 24 jam.
Sheikh Mohammad Hussein, Mufti Agung Al-Quds (Yerusalem), mengatakan bahwa meningkatnya penyerbuan ke dalam kompleks Masjid Al-Aqsa oleh pemukim Israel adalah upaya untuk mengubah status quo bersejarah dan agama di dalam situs suci. Berbicara kepada radio Voice of Palestine, Hussein mengatakan Masjid Ibrahimi adalah situs suci Islam yang merupakan hak umat Islam, dan pemukim Yahudi Israel tidak memiliki hak untuk berdoa atau melakukan ritual di sana.
Sumber:
***
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina, artikel terkini, berita penyaluran, kegiatan Adara, dan pilihan program donasi.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.








