Kamis (12/9), Radio Angkatan Darat Israel mengungkapkan rincian baru mengenai jatuhnya helikopter Angkatan Udara Israel di Rafah. Dua tentara Israel dinyatakan tewas dan 7 lainnya terluka ketika helikopter Black Hawk jatuh di Jalur Gaza selatan pada Rabu (11/9) pagi, dalam insiden yang disebut oleh Israel sebagai “kecelakaan.”
Investigasi awal menemukan bahwa pada tahap pendaratan terakhir, helikopter malah menghantam tanah alih-alih mendarat dengan benar. Israel juga menegaskan bahwa helikopter tersebut “tidak terkena tembakan musuh,” mengacu pada pejuang Hamas.
Radio Tentara Israel melaporkan bahwa penyelidikan menunjukkan “persiapan pilot sebelum lepas landas untuk penyelamatan berada dalam kondisi normal.” Laporan tersebut juga menambahkan bahwa pasukan mereka telah cukup beristirahat yang berarti tidak ada indikasi kelelahan.
Helikopter Black Hawk, yang dikenal di Angkatan Udara Israel sebagai yanshov atau burung hantu dalam bahasa Ibrani, digunakan untuk misi transportasi rutin serta pengangkutan pasukan selama operasi militer.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di sini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








