Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta lewat Jakhabitat tengah membangun beberapa rumah susun untuk masyarakat. Pembangunan rumah susun, atau dalam hal ini disebut juga kampung susun, merupakan bagian dari integrasi program Jakhabitat yang menyediakan hunian berkualitas dan terjangkau bagi masyarakat melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPRKP) DKI Jakarta.
Pada Sabtu (10/9) Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta baru saja meresmikan Kampung Susun Kunir di Taman Sari, Jakarta Barat. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, ikut serta dalam meresmikannya dengan penandatanganan prasasti secara simbolis. Gubernur Anies mengatakan bahwa hunian tersebut memiliki unit dengan fasilitas bangunan untuk lansia dan ramah difabel. Saat peresmian tersebut, Anies mengingatkan agar nantinya setiap pembangunan yang dilakukan pemerintah mempertimbangkan aspek kemanusiaan bagi masyarakat di lokasi.
Kampung susun ini diperuntukkan bagi warga Kunir yang terdampak pembangunan Jalan Inspeksi Kali Anak Ciliwung pada 2015. Area Kampung Susun Kunir memanfaatkan lahan seluas 860 meter persegi yang merupakan bagian dari aset Kantor Kecamatan Taman Sari seluas 4.963 meter persegi. Bangunan Kampung Susun Kunir terdiri atas 1 blok, 4 lantai, dan 1 lantai semi basement yang terdiri atas 33 unit hunian sebesar 36 meter persegi untuk 33 kepala keluarga. Setiap unit terdiri dari ruang keluarga, 1 kamar tidur, kamar multifungsi, kamar mandi, dapur, dan balkon. Selain kualitas fisik bangunan yang baik, Kampung Susun Kunir didukung oleh sarana prasarana lingkungan lengkap.
Lokasi Kampung Susun Kunir yang berada di kawasan bersejarah Kota Tua yang menjadikan hunian ini terbilang unik menurut Anies. “Di sini berada di kawasan peninggalan sejarah dan kawasan heritage ini unik karena proses pembangunannya menimbangkan warisan sosial, budaya, ekonomi, dan kultural masa lalu,” kata Anies.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan juga baru saja meresmikan rumah susun dengan 1.348 unit Jakhabitat DP Nol Rupiah pada Kamis (8/9). Unit tersebut juga dilengkapi fasilitas ramah difabel. Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Utama Perumda Pembangunan Sarana Jaya Agus Himawan. “Struktur bangunan juga ramah untuk kaum difabel dengan tersedianya ramp di lobby dan WC khusus difabel,” katanya. Jumlah unit tersebut tersebar sebanyak 480 unit di Menara Swasana Nuansa Pondok Kelapa dengan 236 unit tipe studio dan 244 unit tipe 2 kamar tidur. Selain itu juga tersebar sejumlah 868 unit hunian di Menara Kanaya Nuansa Cilangkap dengan 538 unit tipe studio dan 330 unit tipe 2 kamar.
Sumber:
***
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina, artikel terkini, berita penyaluran, kegiatan Adara, dan pilihan program donasi.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.







