Seorang warga Palestina dibunuh oleh seorang perwira polisi Israel yang sedang tidak bertugas. Pemuda tersebut dituduh melepaskan tembakan di permukiman ilegal Israel dan melukai sedikitnya enam orang. Penembakan terjadi pada Selasa (1/8)di luar pusat perbelanjaan di permukiman Israel Maale Adumim di Tepi Barat.
Kementerian Kesehatan Palestina mengidentifikasi korban sebagai Mohannad al-Mazraa yang berusia 20 tahun dari Azariya, kota terdekat di Tepi Barat. Melaporkan dari Al-Quds (Yerusalem) Timur, Laura Khan dari Al Jazeera mengatakan bahwa polisi Israel menuduh pemuda tersebut telah melepaskan tembakan ke segala arah, melukai beberapa orang, sebelum dia ditembak dan dibunuh oleh pasukan Israel.
Khan menjelaskan bahwa permukiman Israel adalah titik nyala berulang untuk ketegangan dan kekerasan Israel-Palestina. “Permukiman tersebut tidak hanya ilegal, tetapi juga dianggap oleh warga Palestina sebagai bentuk kolonisasi yang merambah tanah Palestina,” kata Khan.

Pertempuran antara Israel dan Palestina di Tepi Barat meningkat sejak awal tahun ketika Israel melancarkan serangan hampir setiap malam ke wilayah Palestina di Tepi Barat, menyebabkan serangan Palestina terhadap Israel juga semakin intensif. Media Palestina dan Israel melaporkan bahwa Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Menteri Pertahanan Yoav Gallant mengikuti situasi keamanan di Tepi Barat.
Lebih dari 200 warga Palestina tewas tahun ini di wilayah pendudukan Palestina dan Gaza. Sebagian besar kematian ini tercatat di Tepi Barat. Sementara itu, setidaknya 26 orang tewas dalam serangan Palestina terhadap Israel dalam kurun waktu yang sama. Angka-angka tersebut menunjukkan bahwa tahun 2023 sudah menjadi tahun paling mematikan bagi warga Palestina di Tepi Barat sejak PBB mulai melacak kematian sejak tahun 2005.
Sebelumnya, PBB menyatakan bahwa tahun 2022 menjadi tahun paling mematikan, dengan mencatat 150 warga Palestina tewas, 33 di antaranya adalah anak di bawah umur. Meningkatnya jumlah kematian pada tahun tersebut, mendorong para ahli PBB untuk mengeluarkan kutukan atas perlakuan Israel terhadap warga Palestina, termasuk serangan terhadap rumah dan perusakan harta benda mereka.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








