Seorang perempuan Palestina pada Minggu (16/10) terluka akibat tembakan pasukan Israel, sumber medis mengonfirmasi. Dalia Abu Mousa, (22), dari Kota Rafah, selatan Jalur Gaza, terkena tembakan di bagian leher saat dia berada di rumahnya. Dia segera mendapat perawatan di rumah sakit dan saat ini kondisinya sudah stabil. Pasukan Israel yang berada di timur Rafah secara acak dan agresif terus menembaki rumah-rumah dan lahan pertanian Palestina.
Sebelumnya, pasukan Israel telah menembak mati seorang dokter Palestina. Ratusan pelayat pada Jumat (14/10) berpartisipasi dalam prosesi pemakaman dokter Palestina Abdullah Abu al-Teen (43). Pasukan pendudukan Israel membunuhnya di Kota Jenin, Tepi Barat, ketika mencoba menyelamatkan warga Palestina yang terluka di depan Rumah Sakit Pemerintah Jenin. Dr Abu al-Teen meninggal tak lama setelah ditembak, kata Kementerian Kesehatan Palestina.
Selama pemakaman, warga Palestina mengibarkan bendera dan meneriakkan slogan-slogan anti-Israel, menyerukan perlawanan Palestina untuk terus berjuang menuntut pembalasan terhadap pembunuhan dokter Palestina. Menurut Kementerian Kesehatan Palestina, pasukan pendudukan Israel membunuh dokter Abu al-Teen dan seorang pemuda bernama Matin Dabaya, (20), dan melukai enam lainnya selama serangan militer di Kamp Pengungsi Jenin.
Sumber:
***
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina, artikel terkini, berita penyaluran, kegiatan Adara, dan pilihan program donasi.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.








