Seorang anak Palestina pada Rabu malam (23/11) tewas, sementara empat lainnya terluka akibat tembakan tentara saat pasukan Israel menyerbu bagian timur Tepi Barat di Kota Nablus. Kementerian Kesehatan Palestina mengatakan bahwa Ahmad Amjad Shehada, (16), tewas setelah pasukan Israel menembaknya dengan peluru tajam tepat di bagian jantungnya.
Sumber-sumber medis menambahkan bahwa empat warga Palestina lainnya terluka, salah satunya kritis dengan peluru di perut. Sementara itu, seorang terluka akibat bom suara di kepala dan dua lainnya menderita lemas karena menghirup gas beracun yang ditembakkan pasukan Israel ke arah mereka.
Menurut koresponden WAFA, unit besar pasukan Israel, bersama dengan buldoser militer, menyerbu wilayah timur Nablus untuk memberikan perlindungan bagi para pemukim Israel yang menggerebek area Makam Joseph, memicu konfrontasi dengan warga Palestina. Tentara Israel menembakkan peluru tajam, bom suara, bom gas beracun, dan gas air mata ke arah pengunjuk rasa dan rumah mereka. Peluru pasukan Israel menewaskan satu anak dan melukai empat lainnya. Tak hanya warga sipil, pasukan Israel juga menargetkan kendaraan Bulan Sabit Merah dengan peluru tajam.
Dengan pembunuhan Shehada oleh Israel, jumlah warga Palestina yang dibunuh oleh pasukan Israel meningkat menjadi 200, termasuk 57 anak di bawah umur, menurut laporan Kementerian Kesehatan Palestina.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








