Kementerian Kesehatan Palestina menyatakan bahwa pada Kamis pagi (20/10), seorang anak laki-laki yang ditembak Israel pada bulan lalu, meninggal akibat luka-lukanya. Fadi Nuri (16) mengalami kritis setelah perutnya terkena peluru tajam saat serangan di pintu masuk utara ke Al-Bireh, Tepi Barat pusat.
Nuri ditembak oleh pendudukan selama bentrokan di dekat Permukiman Beit El di pintu masuk utara ke kota Al-Bireh. Dengan syahidnya Nuri, jumlah korban tewas telah meningkat sejak awal tahun ini menjadi 174, dengan rincian 123 di Tepi Barat dan 51 di Jalur Gaza, termasuk 41 anak-anak.
Selain Nuri, dua warga Palestina di bawah umur lainnya ditembak pada Kamis malam (20/10) dalam serangan di pintu masuk utara Kota Betlehem, Tepi Barat selatan. Sumber-sumber lokal mengatakan dua anak di bawah umur, berusia 16 dan 17 tahun, ditembak di kaki dan perut dengan peluru tajam selama seranngan tersebut. Pasukan dilaporkan menembakkan peluru tajam, granat kejut, dan tabung gas air mata ke warga, menembak dua remaja hingga terluka.
Sumber:
***
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina, artikel terkini, berita penyaluran, kegiatan Adara, dan pilihan program donasi.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.








