Empat warga Palestina terluka akibat tembakan tentara Israel selama serangan di Tepi Barat pada Jumat (19/8). Pasukan Israel menggunakan peluru berlapis karet dan tabung gas air mata untuk membubarkan protes Palestina terhadap pembangunan permukiman di Kota Kafr Qaddum di Tepi Barat utara, kata Murad Ishtiwi, koordinator Komite Perlawanan Populer setempat di kota itu.
Empat pengunjuk rasa yang terluka mendapat perawatan di lapangan dan puluhan demonstran lainnya terkena semprotan gas air mata. Serangan serupa juga terjadi di Beita dan Beit Dajan di Provinsi Nablus. Petugas medis mengatakan bahwa mereka memberikan perawatan di tempat kepada puluhan orang yang menderita sesak napas akibat gas air mata Israel.
Di beberapa kota di Tepi Barat, penduduk Palestina secara rutin menggelar protes mingguan terhadap pembangunan permukiman dan serangan pemukim. Pada saat yang sama, tentara Israel terus membubarkan mereka dan mengejar demonstran. Sekitar 666.000 pemukim tinggal di 145 permukiman ilegal dan 140 pos terdepan (tidak dilisensikan oleh pemerintah Israel) di Tepi Barat, termasuk di Al-Quds (Yerusalem) Timur, menurut LSM Peace Now.
Sumber:
***
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina, artikel terkini, berita penyaluran, kegiatan Adara, dan pilihan program donasi.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.








