Tentara Israel telah menambah jumlah tentara di pos pemeriksaan selama bulan Ramadan. Tak tanggung-tanggung, sebanyak dua batalyon mereka kerahkan untuk berjaga di pos pemeriksaan Qalandia dan Bethlehem (Makam Rachel) selama Ramadan.
“Kedua batalyon itu akan bekerja untuk ‘memperbaiki’ cara penyeberangan beroperasi, juga memberikan perlindungan di daerah itu,” kata seorang juru bicara militer. Pasukan tambahan itu akan dikerahkan setiap Jumat hingga akhir Ramadan.
Juru bicara itu menambahkan bahwa Administrasi Sipil juga akan menerapkan langkah lebih lanjut untuk ‘memfasilitasi’ masuknya jamaah Palestina di Masjid Al-Aqsa untuk melakukan salat Jumat selama bulan puasa. “Ada peningkatan nyata dalam infrastruktur di perlintasan keamanan untuk memastikan perjalanan penduduk Palestina yang cepat dan nyaman dari Tepi Barat,” jelasnya. Jumat lalu, katanya, sekitar 120.000 warga Palestina melewati perlintasan Bethlehem dan Qalandia untuk salat di Masjid Al-Aqsa di Kota Tua Al-Quds (Yerusalem).
Pada Jumat pagi, Komandan IDF Komando Daerah Pusat, Yehuda Fuchs, mengunjungi dua perlintasan tersebut didampingi oleh Kepala Administrasi Sipil, Faris Attila, dan pejabat lainnya. Selama kunjungan tersebut, Jenderal Fuchs diberi pengarahan tentang langkah-langkah yang diambil di penyeberangan untuk “memfasilitasi” masuknya warga Palestina. Menurut Perwira Teknik Komando Daerah Pusat itu, perlintasan itu ‘diperbaiki’ dengan memasang balok beton, menambah pos pemeriksaan, dan memperkuat penempatan pasukan.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








