Polisi Israel pada Senin (19/9) menerobos masuk ke rumah direktur Masjid Al-Aqsa Sheikh Omar Kiswani di lingkungan Al-Tur di Al-Quds (Yerusalem) Timur, kemudian menahannya. Polisi menyita laptop dan dokumen lainnya dari rumah Sheikh Kiswani setelah menggeledahnya secara menyeluruh. Sheikh Kiswani ditahan selama beberapa jam di kantor polisi sebelum kemudian dibebaskan.
Penahanan Kiswani diyakini terkait dengan upaya Israel untuk mengancam para pejabat dan aktivis yang menyerukan penduduk Al-Quds untuk berjaga-jaga di Masjid Al-Aqsa. Seruan ini datang karena kaum fanatik Yahudi berniat untuk menyerbu Al-Aqsa selama liburan Yahudi yang akan datang dan melakukan ritual yang melanggar status quo masjid.
Sheikh Kiswani menegaskan bahwa Masjid Al-Aqsa merupakan tempat suci khusus muslim dan ibadah hanya diperbolehkan bagi umat Islam. Puluhan warga Palestina dari Al-Quds Timur telah ditahan atau diperintahkan untuk menjauh dari Masjid Al-Aqsa selama beberapa hari ke depan karena adanya rencana pemukim ekstremis yang ingin merayakan Tahun Baru Yahudi di kompleks Masjid Al-Aqsa.
Sumber:
***
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina, artikel terkini, berita penyaluran, kegiatan Adara, dan pilihan program donasi.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.







