• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Kamis, Februari 19, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Israel Tahan 102 Jenazah Penduduk Palestina

by Adara Relief International
Agustus 16, 2022
in Berita Kemanusiaan
Reading Time: 3 mins read
0 0
0
Israel Tahan 102 Jenazah Penduduk Palestina
11
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Sekitar 20 tahun yang lalu, Mohammad Nassar (62 tahun), kehilangan putranya, Shadi, yang berpartisipasi dalam kegiatan perlawanan terhadap Israel selama intifada kedua Palestina. Nassar sejak saat itu terus berjuang untuk mengambil tubuh Shadi dari otoritas Israel. “Saya ingin menguburnya dengan hormat. Saya ingin tenang dengan mengetahui bahwa dia memiliki kuburan yang layak,” kata Nassar kepada Anadolu Agency. “Usia saya 62 tahun saat ini dan saya tidak pernah berhenti berjuang selama hampir 20 tahun.” Sejak 2008, Nassar telah menjadi tokoh sentral dalam Kampanye Nasional Pengembalian Jenazah Martir.

Para orang tua dari martir Palestina yang lokasi jenazahnya tidak diketahui, berkumpul menjadi anggota kampanye dan berjuang untuk mengetahui lokasi kuburan anak-anak mereka. “Kenangan kami bersama anak-anak melekat di setiap sudut rumah ini. Nama mereka tidak pernah hilang dari percakapan kami sehari-hari,” kata Nassar. Dia mengatakan bahwa ia menamai lima cucunya dengan nama anaknya, Shadi. Itu merupakan bentuk penghormatannya kepada putranya yang tidak pernah kembali lagi ke rumah.

Otoritas Israel telah menahan 102 jenazah penduduk Palestina sejak 2015, menurut Hussien Sheja’ah, koordinator kampanye tersebut. Di antara angka tersebut, terdapat delapan jenazah tawanan Palestina yang meninggal di dalam penjara tetapi pihak berwenang Israel menolak untuk mengembalikan jenazahnya kepada keluarga mereka. Selain ini, terdapat juga sepuluh jenazah anak dan tiga perempuan. Laporan yang disusun oleh Pusat Bantuan Hukum dan Hak Asasi Manusia Yerusalem (JALIC), yang memulai kampanye nasional, menunjukkan bahwa ada 256 jenazah di kuburan angka atau kuburan yang menggunakan sistem penomoran, alih-alih menuliskan nama jenazah.

“Penahanan jenazah adalah strategi hukuman kolektif yang mengatur kehidupan setelah kematian bagi penduduk Palestina. Ini adalah hukuman bagi para keluarga yang menggali kuburan untuk anak mereka. Harapan mereka hanya untuk mengetahui letak makam keluarga mereka agar dapat berziarah. Salah satu ibu Palestina mengatakan kepada saya, ini adalah luka yang tidak dapat pulih,” tutup Sheja’ah kepada Anadolu Agency.

Mohammed Shehadeh dari Euro-Med Human Rights Monitor mengatakan bahwa Israel secara terang-terangan melakukan pelanggaran mutlak berdasarkan hukum kebiasaan internasional pada tiga tingkat penting. Kebijakannya melanggar Konvensi Jenewa Keempat tentang pengembalian jenazah kepada keluarga mereka, katanya kepada Anadolu Agency.

Baca Juga

Menteri Israel Serukan Pembatalan Perjanjian Oslo

Pembersihan Puing-Puing di Gaza Membutuhkan Waktu 7 Tahun

Menahan jenazah Palestina merupakan strategi hukuman kolektif Israel. Di bawah Peraturan Den Haag Konvensi Jenewa Keempat, hal itu adalah terlarang serta bertentangan dengan larangan penyiksaan dan perlakuan tidak manusiawi atau merendahkan martabat, yang terdapat dalam Kovenan Internasional Hak Sipil dan Politik. Konvensi Jenewa Keempat melarang penyanderaan, termasuk menahan tubuh sebagai sandera atau alat tawar-menawar.

Strategi Israel yang menahan mayat orang-orang Palestina tanpa batas waktu sebagai alat tawar-menawar membawa kerugian dan rasa sakit yang luar biasa bagi keluarga jenazah. Mereka terus mengharapkan pertemuan terakhir dengan orang yang mereka cintai sebelum memakamkannya dengan layak. “Menolak hak penduduk Palestina untuk berpisah dengan orang yang mereka cintai adalah contoh lain dari tingkat dehumanisasi Israel, kebrutalan, dan bentuk siksaan kepada jutaan orang di bawah penjajahannya,” kata Shehadeh.

Shehadeh menyoroti bahwa kelompoknya secara konsisten mendesak pihak berwenang Israel untuk segera dan tanpa syarat mengembalikan jenazah penduduk Palestina. Ia juga telah mengangkat masalah ini kepada Dewan Hak Asasi Manusia PBB dan beberapa lembaganya. “Kami juga telah membawa masalah ini menjadi perhatian Parlemen Eropa dan Layanan Aksi Eksternal untuk menuntut mereka menekan Israel agar mengakhiri strategi brutal dan berbahaya ini. Advokasi dan kampanye gigih kami untuk tujuan ini akan berlanjut hinggai pembebasan 102 jenazah Palestina tercapai, ” tambahnya.

Sumber:

https://www.#

***

Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.

Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina, artikel terkini, berita penyaluran, kegiatan Adara, dan pilihan program donasi.

Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar  program bantuan untuk Palestina.

Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Donasi

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.

Tags: ApartheidPalestinaUpdate Palestina
ShareTweetSendShare
Previous Post

Indonesia Kritik OKI Lambat Respon Konflik di Palestina

Next Post

Uskup Agung: “Israel Gunakan Darah Palestina untuk Pemilihan”

Adara Relief International

Related Posts

Menteri Israel Serukan Pembatalan Perjanjian Oslo
Berita Kemanusiaan

Menteri Israel Serukan Pembatalan Perjanjian Oslo

by Adara Relief International
Februari 19, 2026
0
18

Para menteri pemerintah Israel secara terbuka menyatakan niat mereka untuk secara mendasar mengubah status politik dan hukum wilayah Palestina yang...

Read moreDetails
Pembersihan Puing-Puing di Gaza Membutuhkan Waktu 7 Tahun

Pembersihan Puing-Puing di Gaza Membutuhkan Waktu 7 Tahun

Februari 19, 2026
16
Israel Menyita 2.000 Dunam Tanah Palestina di Sebastia dan Burqa

Israel Menyita 2.000 Dunam Tanah Palestina di Sebastia dan Burqa

Februari 19, 2026
15
Israel Batasi Jemaah Masjid Al-Aqsa, Larang Mesaharati Berkeliling Selama Ramadan

Israel Batasi Jemaah Masjid Al-Aqsa, Larang Mesaharati Berkeliling Selama Ramadan

Februari 19, 2026
16
Ramadan yang Kini Hampa di Tengah Genosida Gaza

Ramadan yang Kini Hampa di Tengah Genosida Gaza

Februari 19, 2026
16
Ramadan di Gaza: Antara Kehancuran dan Kelangsungan Hidup

Ramadan di Gaza: Antara Kehancuran dan Kelangsungan Hidup

Februari 19, 2026
25
Next Post
Uskup Agung: "Israel Gunakan Darah Palestina untuk Pemilihan"

Uskup Agung: "Israel Gunakan Darah Palestina untuk Pemilihan"

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Fidyah: Tebusan yang Menyatukan Hati

    Fidyah: Tebusan yang Menyatukan Hati

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Senjata Terlarang Israel “Lenyapkan” Ribuan Warga Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630