Puluhan siswi tercekik gas air mata pada Minggu (23/10) ketika tentara pendudukan Israel menembakkan tabung gas air mata ke dua sekolah di Desa Kharbatha Bani Harith, di Provinsi Ramallah, Tepi Barat. Abdeljabbar Injas, Kepala Desa Kharbatha, mengatakan kepada WAFA bahwa pasukan tentara Israel menyerbu desa dan menembakkan gas air mata di sekitar dua sekolah, menyebabkan beberapa siswi menderita lemas karena menghirup gas.
Pada hari yang sama, pemukim Israel garis keras juga menyerang dua gadis Palestina dengan semprotan gas merica dalam serangan di Desa Huwwara, di selatan Nablus, Tepi Barat. Awwad Najem, seorang warga Palestina setempat, mengatakan bahwa sekelompok pemukim Israel menyerang dua putrinya, Shaden dan Rasha, dengan gas merica saat mereka dalam perjalanan ke universitas. Dia mengatakan dua putrinya harus mendapat perawatan medis akibat serangan itu.
Sebuah video yang beredar di media sosial juga menunjukkan pemukim Israel menyerang rumah dan toko-toko warga Palestina lokal di Huwwara, sementara tentara Israel berdiri diam untuk melindungi para pemukim. Insiden ini adalah yang terbaru dalam gelombang terorisme pemukim Israel yang mendapat perlindungan tentara terhadap warga sipil Palestina yang tak berdaya di Tepi Barat, terutama di provinsi utara Nablus.
Di Tulkarm, pasukan pendudukan Israel menangkap seorang gadis Palestina setelah menggerebek rumahnya di desa Ramin, di sebelah timur Tulkarm di Tepi Barat. Saksi mata mengatakan kepada WAFA bahwa tentara Israel menangkap Aziz Yousef Salman (24), seorang mahasiswa, setelah menggerebek dan menggeledah rumah keluarganya di desa. Sementara itu, pasukan pendudukan Israel menyerbu desa Deir Nidham, di Provinsi Ramallah, dan menangkap dua warga Palestina lainnya setelah menyerbu dan menggeledah rumah mereka.
Sumber:
***
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina, artikel terkini, berita penyaluran, kegiatan Adara, dan pilihan program donasi.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.







