• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Selasa, Februari 3, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Israel Merebut Situs Bersejarah Sebastia di Tepi Barat

by Adara Relief International
Februari 3, 2026
in Berita Kemanusiaan, Hukum dan HAM
Reading Time: 2 mins read
0 0
0
Israel Merebut Situs Bersejarah Sebastia di Tepi Barat
10
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Gereja peninggalan era Bizantium merupakan sebuah situs bersejarah yang tersembunyi sebagian di bawah naungan pepohonan. Pilar-pilar Romawi menjulang di antara pohon-pohon zaitun. Di sebelah barat, Laut Mediterania tampak samar-samar di cakrawala, sementara di utara dan selatan terdapat perbukitan Tepi Barat.

Di kota kecil Sebastia, yang berjarak hanya seratus meter atau kurang di sebelah timur reruntuhan, semua orang sangat khawatir. Pada November lalu, Mahmud Azem, Walikota Sebastia, menerima pemberitahuan dari Israel yang mengumumkan penyitaan seluruh situs arkeologi luas di puncak bukit di sebelah kota tersebut.

Baca Juga

Israel Mendirikan Pos Pemeriksaan “Regavim” di Rafah untuk Mengendalikan Populasi

Daftar Pelanggaran Israel di Al-Quds (Yerusalem) Sepanjang Januari 2026

Meskipun telah ada laporan tentang proyek Israel untuk mengembangkan lokasi tersebut selama beberapa tahun, pemberitahuan itu tetap mengejutkan. Sebagian besar dari 3.500 penduduk Palestina bergantung pada pariwisata di lokasi tersebut atau dari kebun zaitun mereka untuk mata pencaharian. Rencana pengembangan situs saat ini mencakup pusat pengunjung, tempat parkir, dan pagar yang akan memisahkan reruntuhan dari bagian kota lainnya, sehingga penduduk tidak dapat mengakses reruntuhan dan kebun zaitun yang masih ada.

Pengambilalihan lahan seluas 182 hektar di Sebastia merupakan pengambilalihan lahan terbesar yang pernah terjadi untuk proyek arkeologi sejak Israel menduduki Tepi Barat pada 1967. Para pendukung proyek di Israel mengatakan bahwa situs tersebut belum dikembangkan selama beberapa dekade. Mereka juga mengatakan bahwa Sebastia telah diidentifikasi sebagai ibu kota kerajaan Israel utara yang dikenal sebagai Samaria antara abad ke-9 dan ke-8 SM.

Pengambilalihan Situs Bersejarah Palestina untuk Permukiman Ilegal

Para kritikus mengatakan bahwa proyek tersebut merupakan bagian dari gelombang perluasan permukiman Yahudi di seluruh Tepi Barat. Pemerintah koalisi Israel yang berkuasa telah mempromosikan proyek tersebut secara agresif dalam beberapa tahun terakhir, dan signifikansi historis apa pun hanyalah dalih untuk perebutan lahan besar-besaran. Terlebih lagi, sebagian besar area yang akan Israel “ambil alih” adalah milik pribadi. 

Saat ini, Israel menyebut Tepi Barat dengan nama dua kerajaan zaman besi, yakni Yudea di selatan dan Samaria, atau Shomron dalam bahasa Ibrani, di utara. Lokasi baru di Sebastia tersebut akan Israel sebut sebagai taman nasional Shomron, sesuai rencana Israel.

Hukum internasional telah melarang pasukan pendudukan untuk mengembangkan atau mengganggu lokasi arkeologi. Sebastia telah terdaftar sejak 2012 dalam daftar sementara situs warisan dunia UNESCO untuk negara Palestina.

Sumber: The Guardian

ShareTweetSendShare
Previous Post

Israel Mendirikan Pos Pemeriksaan “Regavim” di Rafah untuk Mengendalikan Populasi

Adara Relief International

Related Posts

Israel Mendirikan Pos Pemeriksaan “Regavim” di Rafah untuk Mengendalikan Populasi
Berita Kemanusiaan

Israel Mendirikan Pos Pemeriksaan “Regavim” di Rafah untuk Mengendalikan Populasi

by Adara Relief International
Februari 3, 2026
0
10

Israel telah membuka kembali penyeberangan Rafah, perbatasan antara Gaza dengan Mesir, untuk lalu lintas terbatas setelah menutupnya hampir dua tahun....

Read moreDetails
Daftar Pelanggaran Israel di Al-Quds (Yerusalem) Sepanjang Januari 2026

Daftar Pelanggaran Israel di Al-Quds (Yerusalem) Sepanjang Januari 2026

Februari 3, 2026
13
Israel Akan Membatasi Akses ke Masjid Al-Aqsa pada Ramadan

Israel Akan Membatasi Akses ke Masjid Al-Aqsa pada Ramadan

Februari 3, 2026
11
Populasi Gaza Menurun 10,6 Persen Akibat Genosida

Populasi Gaza Menurun 10,6 Persen Akibat Genosida

Februari 3, 2026
12
Israel Lakukan 1.450 Pelanggaran Gencatan Senjata dalam 111 hari

Israel Lakukan 1.450 Pelanggaran Gencatan Senjata dalam 111 hari

Februari 2, 2026
19
Pejabat Kesehatan Gaza Mempertanyakan Sumber Donor Organ Israel

Pejabat Kesehatan Gaza Mempertanyakan Sumber Donor Organ Israel

Februari 2, 2026
15

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fidyah: Tebusan yang Menyatukan Hati

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Antara Sastra dan Peluru (2): Identitas, Pengungsian, dan Memori Kolektif dari kacamata Darwish dan Kanafani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630