Pada Ahad (20/10) malam, pesawat tempur Israel melancarkan serangkaian serangan di pinggiran selatan Beirut, Lembah Bekaa di timur, dan Lebanon selatan.
Tentara Israel mulai melancarkan serangan di pinggiran selatan Beirut dan daerah lainnya, yang diklaim menargetkan situs-situs milik sayap keuangan Hizbullah di Lebanon.
Koresponden Al Jazeera mengatakan bahwa pada Ahad malam, pesawat tempur Israel melancarkan setidaknya 12 serangan yang menargetkan bangunan di pinggiran selatan Beirut, dan mengindikasikan bahwa salah satu serangan terjadi di dekat landasan timur Bandara Internasional Rafic Hariri, yang masih beroperasi hingga saat ini.
Koresponden menambahkan bahwa demonstrasi Israel juga mengebom bangunan di Kota Baalbek dan Hermel serta Kota Ali Al-Nahri dan Bednayel di Bekaa, Lebanon timur.
Serangan juga mencakup Kota Nabatieh dan Kota Maarakeh, Kafra, dan Yater di selatan.
Selain itu, Kantor Berita Nasional Lebanon melaporkan adanya korban jiwa akibat serangan Israel yang menargetkan ambulans di Jalan Bir al-Silsil di Kota Khirbet Selm, sebelah timur Kota Tyre, di Lebanon selatan.
Juru bicara militer Israel Daniel Hagari mengatakan dalam konferensi pers, “Kami akan menyerang sejumlah sasaran dalam beberapa jam mendatang.”
Dia menambahkan, “Kami akan mengeluarkan peringatan evakuasi kepada warga Lebanon di Beirut dan lokasi lain untuk mengevakuasi mereka dari lokasi yang digunakan untuk mendanai kegiatan Hizbullah,” katanya.
Tentara Israel mengeluarkan serangkaian peta bangunan di pinggiran selatan Beirut dan Bekaa di Lebanon timur, yang dikatakan akan turut menjadi sasaran dalam serangan tersebut, dan menyerukan warga untuk menjauh dari sana.
Sumber: https://www.aljazeera.net
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di sini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








