Sejumlah anak sekolah pada Kamis pagi (6/10) mengalami sesak saat pasukan Israel menyerang mereka di Kota Tuqu‘, selatan Betlehem. Mustafa al-Badan mengatakan bahwa tentara Israel menyerang Tuqu’ Secondary Boys School dengan menembakkan tabung gas air mata ke arah siswa, menyebabkan lemas pada sejumlah anak.
Seminggu yang lalu, seorang anak Palestina berusia tujuh tahun meninggal karena dikejar tentara Israel di Desa Tuqu, Betlehem. Rayyan Yaser Suleiman saat itu sedang pulang dari sekolah bersama murid-murid lain di desa ketika pasukan mengejar mereka. Dia meninggal di karena ketakutan, kata ayahnya.
Seorang pejabat medis yang memeriksa tubuh anak itu mengatakan kepada Reuters bahwa tidak ada tanda-tanda trauma fisik, dan kematiannya diduga akibat gagal jantung. Serangan terhadap pendidikan oleh pasukan militer Israel dan pemukim Israel di Palestina merupakan pelanggaran berat terhadap hak anak atas pendidikan dan perkembangan. Serangan-serangan ini rutin dilakukan di daerah-daerah paling rentan di Tepi Barat – Area C, H2 dan Al-Quds (Yerusalem).
Sumber:
***
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina, artikel terkini, berita penyaluran, kegiatan Adara, dan pilihan program donasi.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.







