Tentara Israel telah mundur dari dalam Kompleks Medis Nasser di Jalur Gaza selatan tetapi mereka terus mengepung gedung tersebut, termasuk Rumah Sakit Al-Amal di dekatnya, kata Kementerian Kesehatan daerah wilayah Gaza pada hari Kamis (22/2).
“Pasukan penjajah Israel mencegah pergerakan ke dan dari Kompleks Medis Nasser” di kota Khan Younis, kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan di Telegram. Tercatat bahwa staf medis telah menguburkan 13 pasien yang wafat di Rumah Sakit Nasser karena generator dan pasokan oksigen yang berhenti akibat pengepungan serangan Israel.
Mereka juga menambahkan bahwa air limbah telah membanjiri lantai dasar rumah sakit, “Israel masih menghalangi perbaikan tangki air, jaringan pembuangan limbah, dan pengoperasian generator listrik di rumah sakit.”
Kementerian Kesehatan Gaza mengatakan pada Selasa (20/2) bahwa jumlah kematian di unit perawatan intensif Rumah Sakit Nasser, yang listriknya dimatikan oleh Israel dan mesin oksigen tidak dapat berfungsi, telah meningkat menjadi delapan.
Di Rumah Sakit Al-Amal kementerian mengatakan bahwa pasukan Israel “terus mengepung dan menargetkannya berulang kali.” Laporan tersebut memperingatkan bahwa “pasukan penjajah membahayakan nyawa tim medis dan pasien di rumah sakit karena kekurangan air, makanan, oksigen, dan perawatan.”
Selama berpekan-pekan, tentara Israel telah meningkatkan kampanye militernya terhadap sistem perawatan kesehatan di Khan Younis yang memaksa ribuan pengungsi Palestina meninggalkan Rumah Sakit Al-Amal dan Kompleks Medis Nasser dalam beberapa hari terakhir.
Israel telah menggempur Jalur Gaza sejak 7 Oktober, membunuh sedikitnya 29.410 warga Palestina dan melukai hampir 70.000 lainnya. Agresi Israel di Gaza telah menyebabkan 85% penduduk wilayah tersebut mengungsi di tengah kekurangan makanan, air bersih, dan obat-obatan, sementara 60% infrastruktur di wilayah tersebut telah rusak atau hancur, menurut PBB.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








