Tentara Israel telah menahan jenazah 1.500 warga Palestina yang diklaim sebagai pejuang Hamas di pusat penahanan Sde Teiman sejak 7 Oktober, lapor media Israel.
Harian Israel, Haaretz, mengutip seorang tentara Israel yang bertugas di pusat penahanan Sde Teiman, melaporkan bahwa jenazah tersebut disimpan dalam lemari pendingin dan diklasifikasikan berdasarkan nomor, bukan nama.
Tentara tersebut menambahkan bahwa jenazah-jenazah itu dalam kondisi buruk karena beberapa di antaranya menunjukkan tanda-tanda pembusukan. Jenazah-jenazah tersebut ada yang kehilangan anggota tubuh, dan beberapa memiliki wajah yang dapat dikenali, sementara yang lain tidak.
Haaretz memperkirakan bahwa mayoritas jenazah yang tidak teridentifikasi ini merupakan pasukan elit kelompok pejuang Palestina yang menyeberang ke wilayah “Israel” (Palestina yang dijajah) di sekitar Gaza pada 7 Oktober.
Harian itu mengutip tentara Israel yang mengatakan bahwa keputusan mengenai pengembalian jenazah sepenuhnya tergantung pada pemerintah Israel.
sumber: https://www.trtworld.com
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








