Pasukan Israel membunuh seorang warga Palestina di kota Ya’bad, sebelah barat Jenin di wilayah utara Tepi Barat yang diduduki.
Pria tersebut diidentifikasi oleh Kementerian Kesehatan Palestina sebagai Asaad Isam Amr, 28 tahun, seorang pekerja lajang dan mantan tawanan di penjara Israel. Sumber lokal mengatakan bahwa Amr tergabung sebagai anggota perlawanan bersenjata.
Pasukan khusus Israel menggerebek Ya’bad pada Kamis pagi (4/4) di tengah bentrokan bersenjata dengan pejuang Palestina setempat, sementara pasukan khusus Israel menggerebek rumah Amr dan membunuhnya setelah baku tembak singkat.
Warga menemukan jenazah Amr dan memakamkan di pemakaman setempat setelah penarikan pasukan Israel.
Sementara itu, pasukan Israel menyerbu Kota Qalqilya dan Hebron, serta Kamp Pengungsi Dheisheh di Betlehem, juga menangkap 40 warga Palestina di Tepi Barat.
Sejak 7 Oktober, Israel telah menangkap lebih dari 7.800 warga Palestina. Saat ini, mereka menahan setidaknya 9.100 warga Palestina di penjara, termasuk 51 wanita, 200 anak-anak, dan lebih dari 3.500 tahanan tanpa dakwaan atau pengadilan.
Dengan terbunuhnya Assad Amr pada hari Kamis, jumlah warga Palestina yang dibunuh oleh Israel di Tepi Barat telah meningkat menjadi 455 sejak 7 Oktober, dan 140 sejak awal tahun.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








