Euro-Med Human Rights Monitor mengatakan bahwa pasukan pendudukan Israel telah meningkatkan penggunaan kekuatan terhadap warga Palestina di Tepi Barat yang diduduki dan di Al-Quds Timur selama beberapa hari terakhir setelah menerima lampu hijau dari politisi.
Tim Euro-Med telah mendokumentasikan pembunuhan 18 warga Palestina pada paruh pertama April, sebagian besar dari mereka tewas menyusul pernyataan Perdana Menteri Israel Naftali Bennett pada 8 April yang memberi mandat kepada tentara Israel untuk melancarkan serangan tanpa henti terhadap apa yang dia gambarkan sebagai “teroris”.
Lembaga HAM tersebut juga telah mendokumentasikan pembunuhan 47 warga Palestina, termasuk delapan anak-anak dan dua wanita, oleh pasukan Israel dalam berbagai insiden sejak awal 2022. Jumlah ini lima kali lebih banyak dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu.
Euro-Med Monitor menganggap politisi Israel bertanggung jawab penuh atas pembunuhan warga Palestina, terutama “wanita dan anak-anak tak bersenjata yang dibunuh dengan darah dingin sementara mereka tidak menimbulkan ancaman bagi kehidupan tentara Israel”.
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina.
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.







