Pada 30 Juni 2025, pasukan Israel melancarkan serangkaian serangan udara yang membunuh sedikitnya 95 warga Palestina di Jalur Gaza. Serangan tersebut menargetkan sebuah kafe tepi laut, sekolah, pusat distribusi bantuan, dan bahkan halaman rumah sakit.
Di Gaza utara, 39 orang terbunuh akibat serangan udara terhadap kafe Al-Baqa yang dipenuhi warga, termasuk anak-anak dan jurnalis Ismail Abu Hatab, yang berkumpul untuk merayakan ulang tahun. Seorang saksi mata menyatakan bahwa tubuh korban hancur berkeping-keping akibat ledakan dahsyat yang terjadi tanpa peringatan.
Tak lama setelahnya, Israel juga mengebom sekolah Yafa di Gaza City yang menjadi tempat perlindungan ratusan warga pengungsi. Di Deir al-Balah, halaman Rumah Sakit Al-Aqsa juga diserang, menyebabkan luka-luka dan kerusakan parah. Al Jazeera melaporkan bahwa ini adalah serangan ke-10 yang menargetkan rumah sakit tersebut selama agresi berlangsung.
Kantor Media Gaza (GMO) mengecam serangan itu sebagai kejahatan sistematis terhadap sistem kesehatan Palestina, yang memperburuk kondisi rumah sakit yang hampir lumpuh total.
Di selatan Gaza, 15 warga terbunuh dan 50 luka-luka dalam serangan Israel di pusat distribusi bantuan makanan milik Gaza Humanitarian Foundation (GHF) yang didukung AS dan Israel di Khan Younis. Serangan terhadap titik distribusi bantuan ini telah membunuh hampir 600 orang sejak GHF mengambil alih sebagian pengiriman bantuan pada akhir Mei.
Sumber dari rumah sakit Nasser dan laporan Haaretz menunjukkan bahwa pasukan Israel secara sengaja menembaki kerumunan warga di titik bantuan, bahkan terhadap mereka yang tidak menimbulkan ancaman.
Sementara itu, tank-tank Israel terus menggempur wilayah timur Kota Gaza, termasuk permukiman Zeitoun. Serangan juga diarahkan ke sekolah-sekolah yang menampung keluarga pengungsi setelah diberi peringatan evakuasi paksa.
PBB melaporkan bahwa lebih dari 80 persen wilayah Gaza kini berada dalam zona militer Israel atau di bawah ancaman pengusiran paksa.
Sumber;
https://www.aljazeera.com/news/2025/6/30/israel-kills-85-palestinians-bombing-across-gaza-amid-new-ceasefire-push







