Administrasi penjara Israel telah memberlakukan hukuman kolektif pada perempuan tawanan di Penjara Damon pada Jumat (4/8). Para perempuan tawanan telah melakukan aksi protes damai sejak pekan lalu, menuntut kondisi penahanan yang lebih baik dan menyatakan penolakan mereka terhadap kejahatan Israel yang meningkat.
Menurut sebuah pernyataan dari Klub Tawanan Palestina, perempuan tawanan di Penjara Damon telah memulai aksi protes. Sebagai bagian dari protes mereka, mereka mengembalikan baki makanan mereka dan menunda penghitungan, yang juga dikenal sebagai pemeriksaan keamanan. Sebagai tanggapan, administrasi penjara memberlakukan tindakan hukuman kolektif terhadap mereka.
Tindakan yang dilakukan sipir penjara antara lain penutupan seksi, peniadaan akses telepon umum, penyitaan barang, penutupan kantin, dan pembatasan hak berkunjung. Perempuan tawanan ini telah menanggung semua taktik pelecehan sistematis yang diberlakukan oleh administrasi penjara, mulai dari penangkapan hingga dipindahkan ke pusat interogasi dan, selanjutnya, ke penjara. Selain itu, Klub Tawanan menganggap otoritas penjara Israel bertanggung jawab penuh atas nasib para tawanan perempuan, terutama di tengah meningkatnya agresi terhadap tawanan Palestina.
Saat ini, Penjara Damon menampung 28 perempuan tawanan, sementara dua lainnya ditahan di “Klinik Ramla,” dan dua lainnya dipenjara di “Penjara Sipil Abu Kabir,” sehingga jumlah keseluruhan tawanan perempuan menjadi 32. Para perempuan tawanan di Penjara Damon menghadapi kondisi kehidupan yang keras, mengalami tantangan fisik, psikologis, dan kesehatan yang berat. Mereka menanggung kekurangan kebutuhan dasar dan ditolak hak-hak dasarnya. Selain itu, mereka menyuarakan keluhan mereka tentang kurangnya privasi karena kamera pengintai terus-menerus memantau fasilitas penjara sepanjang waktu.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








