Dalam 24 jam antara Senin dan Selasa sore, sebanyak 103 warga Palestina dilaporkan terbunuh dan 142 lainnya terluka akibat serangan Israel di Gaza, menurut Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA).
Setidaknya lima pasien meninggal dalam perawatan intensif di Rumah Sakit Nasser di Khan Younis karena Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dua kali tidak diberi izin oleh pasukan Israel untuk mengakses fasilitas medis untuk mengevakuasi pasien yang sakit parah, kata OCHA dalam laporan situasi terbarunya.
Menurut OCHA, WHO melaporkan pada Selasa (20/2) bahwa mereka telah memindahkan 32 pasien dalam kondisi kritis dari RS Nasser ke rumah sakit lain di Gaza di tengah pengepungan fasilitas medis oleh Israel dan serangan berikutnya yang menyebabkan ratusan orang ditangkap oleh pasukan Israel.
WHO mengatakan pihaknya prihatin dengan 130 pasien sakit dan cedera yang tersisa di Rumah Sakit Nasser (yang sekarang tidak memiliki listrik atau air mengalir) dan 15 staf medis masih bekerja untuk memberikan perawatan.
WHO memperingatkan bahwa gangguan lebih lanjut terhadap layanan medis di Rumah Sakit Nasser akan menyebabkan lebih banyak kematian di antara orang yang sakit dan terluka.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








