Lebih dari 20.000 orang di Gaza yang mengungsi akibat serangan brutal Israel dilaporkan mencari perlindungan di 44 sekolah yang dikelola oleh Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA). Penjabat Pejabat Informasi Publik di Gaza, Inas Hamdan, mengatakan, “Jumlah orang yang mengungsi akibat serangan Israel meningkat pesat.” Sementara itu, UNRWA mengatakan tiga sekolahnya juga mengalami kerusakan “tambahan” akibat serangan udara Israel.
Adnan Abu Hasna, Penasihat Media untuk Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina di Timur Dekat (UNRWA), menyatakan bahwa 44 sekolah UNRWA, termasuk 28 sekolah yang dilengkapi dengan perumahan, telah menerima keluarga pengungsi dari berbagai provinsi di Gaza, kecuali Khan Yunis. Dia mencatat bahwa populasi pengungsi terutama terkonsentrasi di Gaza utara, perbatasan timur, dan Gaza selatan, dengan perkiraan jumlah mereka akan meningkat dalam beberapa jam mendatang.
Badan tersebut juga mengatakan “Operasi sembilan sumur air di sekitar Jalur Gaza dihentikan pada hari Sabtu pagi. Operasi di tiga sumur dilanjutkan pada Minggu.” Hamdan menambahkan bahwa pusat distribusi makanan yang disediakan untuk lebih dari 540.000 penduduk Gaza juga telah tutup sejak hari Sabtu.
Sumber:
https://internasional.republika.co.id
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini
#Palestine_is_my_compass
#Palestina_arah_perjuanganku
#Together_in_solidarity
#فلسطين_بوصلتي
#معا_ننصرها








