Anak-anak adalah kelompok yang menghadapi risiko terberat akan keselamatan mereka, dengan konsekuensi jangka panjang yang mengerikan bagi kesehatan mental mereka seperti depresi, mimpi buruk, mengompol, dan menyakiti diri sendiri, Save the Children memperingatkan pada Minggu (8/10).
Ketika eskalasi kekerasan di Israel dan Gaza meningkat, jumlah anak-anak yang terperangkap dalam kekerasan otomatis ikut meningkat. Setidaknya 700 warga Israel dan 413 warga Palestina telah terbunuh sejauh ini, termasuk 78 anak di Gaza. Sementara itu, jumlah anak yang terbunuh di wilayah Israel sejauh ini belum dapat dikonfirmasi. Selama kekerasan masih terus berlanjut, sumber-sumber resmi kesulitan untuk mengimbangi jumlah korban jiwa, yang diperkirakan akan terus meningkat seiring dengan berlanjutnya operasi militer.
Di Gaza, serangan udara telah meratakan rumah keluarga yang di dalamnya terdapat anak-anak, juga merusak tiga sekolah dan satu rumah sakit. Sebuah pusat medis di Israel dilaporkan juga terkena serangan roket. Semua sekolah di Israel dan Gaza ditutup, sehingga mengganggu akses anak-anak terhadap pendidikan, yang merupakan dampak umum dari eskalasi yang berulang kali terjadi, khususnya di Gaza.
Laporan mengenai anak-anak Palestina yang terbunuh dan terluka dalam serangan udara dan anak-anak Israel yang disandera telah memperburuk ketakutan akan dampak psikologis yang terjadi pada anak-anak. Save the Children mengutuk kekerasan tersebut, dan mengatakan bahwa skala serangan di Israel dan Gaza menyebabkan kerusakan yang akan bertahan lama bahkan setelah agresi berlalu.
Jason Lee, Country Director Save the Children untuk wilayah Palestina, mengatakan rasa aman anak-anak telah “hilang”. “Tim kami dan keluarga mereka ketakutan; mereka merasa seperti sasaran empuk. Anak-anak di seluruh wilayah terus-menerus berada dalam ketakutan,” katanya. “Kekerasan ini harus dihentikan, jika tidak, anak-anak akan terus menanggung dampaknya.” Save the Children menyerukan gencatan senjata segera untuk menghindari eskalasi lebih lanjut yang dapat membahayakan anak-anak. Semua pihak harus melakukan yang terbaik untuk melindungi anak-anak dan mematuhi hukum kemanusiaan internasional.
Sumber:
https://www.savethechildren.net
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini
#Palestine_is_my_compass
#Palestina_arah_perjuanganku
#Together_in_solidarity
#فلسطين_بوصلتي
#معا_ننصرها








