Israel telah mencegah umat Muslim untuk beribadah di Masjid Ibrahimi di Al-Khalil (Hebron) sebanyak 44 kali pada bulan Februari, berdasarkan laporan yang dirilis oleh Kementerian Wakaf dan Agama Palestina. Menurut Pusat Informasi Palestina, pasukan dan pemukim Israel telah mengintensifkan serangan mereka terhadap kesucian masjid dengan dalih pariwisata.
Pasukan Israel telah mengusir sejumlah pegawai kementerian dari Masjid Ibrahimi tanpa alasan dan melarang mereka memasukinya. Kementerian menekankan bahwa langkah-langkah ini merupakan bagian dari upaya Israel untuk mengosongkan masjid dari jemaah dan pegawai kementerian, setelah direktur masjid dideportasi dari Masjid Ibrahimi sepekan yang lalu.
Kementerian menekankan bahwa Israel telah mempraktikkan pelanggaran sehari-hari, termasuk serangan terhadap Masjid Ibrahimi, dengan mengabaikan semua hukum dan konvensi internasional yang menempatkan masjid tersebut di daftar warisan budaya pada tahun 2017 sebagai situs Palestina.
Kementerian Wakaf meminta lembaga-lembaga internasional agar “melakukan upaya untuk menghentikan dan mengakhiri pelanggaran demi melestarikan warisan agama dan nilai historis masjid serta mengakhiri pelanggaran Israel.”
Sumber: https://www.#
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di sini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








