Pasukan pendudukan Israel hari Rabu (26/7) menghancurkan sebuah sekolah Palestina yang melayani komunitas Badui barat laut Jericho, Tepi Barat, kantor berita Anadolu melaporkan.
Aktivis hak asasi manusia dan kepala Organisasi Al-Baydar untuk Pertahanan Hak Badui, Hassan Malihat, mengatakan bahwa tentara Israel menyerbu sekolah Badui Al-Kaabneh di daerah Al-Moarrajat. Mereka menyerang bangunan sekolah saat pekerjaan konstruksi dan restorasi sedang berlangsung. Setelah menyerang sekolah, pasukan Israel dilaporkan juga menyita bahan bangunan.
Malihat mengatakan sekolah tersebut melayani anak-anak masyarakat Badui di daerah tersebut dari kelas satu hingga kelas sembilan. Dia mengutuk penyitaan bahan bangunan, menekankan bahwa “ini akan mencegah siswa menerima pendidikan mereka dengan bebas dan aman”.
Malihat menggambarkan insiden tersebut sebagai “kejahatan keji yang ditambahkan ke rangkaian kejahatan penjajahan [Israel] yang berkelanjutan terhadap pendidikan. Kejahatan tersebut juga termasuk penargetan siswa, tenaga pendidikan, dan institusi, tanpa memperhatikan perjanjian dan hukum internasional.”
Dia juga menekankan bahwa praktik-praktik ini adalah “pelanggaran mencolok terhadap hak siswa atas pendidikan yang aman dan gratis”. Lebih lanjut, ia meminta lembaga dan organisasi internasional, hak asasi manusia dan media untuk memikul tanggung jawab mereka dalam menghadapi pelanggaran yang meningkat oleh pasukan zionis Israel.
Israel selalu mencegah pembangunan di Area C Tepi Barat, yang berada di bawah kontrol administratif dan keamanannya.
Sumber:
https://internasional.republika.co.id
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








