Buldoser Israel pada Rabu (24/8) meratakan bangunan pertanian dan tempat pencucian mobil di Kota Huwara, selatan Nablus. Ghassan Daghlas, aktivis yang memantau permukiman kolonial di Tepi Barat utara, mengatakan bahwa pasukan Israel mengawal sebuah buldoser ke daerah al-Lahf di kota itu. Mesin-mesin berat menghancurkan kandang ternak seluas 120 meter persegi, yang dibangun pada 30 tahun lalu. Dia menambahkan bahwa buldoser juga merobohkan tempat cuci mobil di dekat jalan utama menuju kota, menjadikannya puing-puing.
Hampir setiap hari Israel menghancurkan rumah-rumah dan bangunan-bangunan Palestina sebagai sarana untuk mencapai “kontrol demografis” atas wilayah-wilayah pendudukan. Israel menolak izin bagi warga Palestina untuk membangun di atas tanah mereka sendiri atau memperluas rumah untuk mengakomodasi pertumbuhan alami. Hal ini berlaku khususnya di Al-Quds (Yerusalem) dan Area C, yang merupakan 60 persen dari Tepi Barat dan berada di bawah kekuasaan penuh militer Israel.
Sebaliknya, Israel terus mengakomodasi “pertumbuhan alami” pemukim dengan memperluas permukiman ilegal bagi warga Yahudi. Oleh karena itu, jauh lebih mudah memberikan izin bangunan kepada lebih dari 700.000 pemukim Yahudi Israel, sekaligus memberi mereka jalan, listrik, air, dan sistem pembuangan limbah yang tetap tidak dapat diakses oleh banyak orang Palestina.
Sumber:
***
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina, artikel terkini, berita penyaluran, kegiatan Adara, dan pilihan program donasi.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.








