Pembicaraan rahasia antara Israel dan Qatar telah gagal mengarah pada pembukaan kantor konsulat Israel di Doha untuk memfasilitasi kedatangan ribuan penggemar sepak bola Israel ke Piala Dunia. Saluran berita Israel i24News mengatakan bahwa pembicaraan gagal dilakukan menjelang panggilan telepon antara Menteri Luar Negeri Israel dan PM ad interim Yair Lapid. Lapid mengajak Sheikh Mohammed Bin Abdulrahman Al Thani dari Qatar untuk membuat panggilan publik, yang ditolak keras oleh Qatar. Panggilan telepon yang direncanakan antara Lapid dan Al Thani dianggap sebagai percakapan awal sebelum panggilan telepon antara Lapid dan Emir Qatar, Sheikh Tamim Bin Hamad Al Thani.
Israel berharap konsulat itu akan terus beroperasi di Qatar sebagai kehadiran permanen Israel di negara Teluk itu. Pada Juni lalu, Israel mengumumkan bahwa warganya akan dapat menghadiri Piala Dunia FIFA dan berharap langkah itu akan mengarah pada pembentukan hubungan diplomatik antara Tel Aviv dan Doha.
Qatar akan menjadi tuan rumah turnamen Piala Dunia FIFA pada 21 November hingga 18 Desember, dengan partisipasi 32 tim. Hal itu akan menjadikan Qatar sebagai negara Arab dan Timur Tengah pertama yang menyelenggarakan acara olahraga global semacam itu.
Sumber:
***
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina, artikel terkini, berita penyaluran, kegiatan Adara, dan pilihan program donasi.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.







